Tim Panduan Trading beberapa hari yang lalu sempat menemui Bapak Doni Nugraha. Beliau adalah salah satu trader yang berhasil menjadikan aktivitas trading sebagai penunjang hidup (Full Time Trader). Sebelum menggeluti dunia Trading, Doni Nugraha adalah seorang manajer di sebuah Bank pelat merah dengan posisi yang cukup strategis.

Doni Nugraha memutuskan untuk menggeluti dunia Trading sejak tahun  2010, dan saat ini lebih banyak  bertransaksi di produk Komoditi terutama di Crude Oil (Minyak Mentah) sebagai produk yang paling sering ditransaksikan.

Kami sempat meminta Doni Nugraha untuk mengisi artikel di Panduan Trading untuk berbagi pengalamannya di dunia Trading. Berikut ini tulisannya semoga dapat memberikan wacana bagi Anda yang ingin memulai atau sudah bertransaksi.

Panduan Trading Trading for Living Doni Nugraha 03

 

Trading For A Living- oleh Doni Nugraha

Di era digital seperti sekarang ini, ada banyak pilihan untuk mendapatkan penghasilan atau menghasilkan uang. Mulai dari bekerja sebagai karyawan, membangun bisnis sendiri, menjadi agen asuransi, membangun jaringan MLM, atau berbisnis secara online.

Beberapa pilihan diatas tentu mempunyai potensi keuntungan maupun resiko yang harus siap kita terima. Menjadi seorang karyawan misalnya pasti akan mendapat penghasilan dan kepastian income setiap bulannya. Namun tentu tidak mempunyai waktu luang yang cukup banyak karena terikat aturan perusahaan tempat dia bekerja.

Panduan Trading Trading for Living Doni Nugraha 01

Membangun bisnis sendiri memberikan potensi keuntungan yang lebih besar dan keleluasaan dalam mengatur waktu sendiri. Namun tentu membutuhkan pengalaman dan modal yang tidak sedikit untuk memulai bisnis tertentu. Tentu masih ada potensi resiko kerugian sampai bangkrut nya bisnis yang kita jalankan.

Nah disini saya akan menyampaikan pilihan lain untuk menghasilkan income / penghasilan tambahan yaitu sebagai seorang trader. Bahkan jika kita menekuni secara disiplin dan serius bukan tidak mungkin profesi ini bisa menjadi sumber untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari hari atau sering disebut Trading for A Living.

Bagi saya trading adalah bisnis yang menarik karena memberikan kebebasan waktu, tenaga, dan latar belakang. Profesi ini memberikan kebebasan waktu kita sendiri yang mengaturnya, kebebasan tenaga dan modal yang harus kita alokasikan. Juga semua latar belakang profesi kita bisa menekuni bisnis ini asalkan kita mau belajar dan disiplin untuk menjalani bisnis ini.

Panduan Trading Trading for Living Doni Nugraha 02

Adanya potensi keuntungan yang cukup besar dalam rentang waktu yang relatif singkat dan tenaga yang relatif minim membuat trading menjadi sebuah bisnis yang menarik.

Tentu ada resiko yang menyertai potensi keuntungan dalam menjalankan bisnis trading ini. Disinilah tantangannya, kita harus mempunyai bekal yang cukup untuk mau belajar dan terus mengasah diri agar meminimalisir resiko tersebut.

Apa yang harus kita perhatikan untuk memulai menjadi seorang trader ? Kami menyarankan kita harus belajar minimal tiga hal pokok yaitu PMS (Psikologi Trading, Manajemen Keuangan, dan Strategi Trading).

 

Psikologi Trading (Trading Psychology)

Trading merupakan suatu aktivitas yang menggairahkan. Selain rasa senang karena berhasil meraih keuntungan, seorang trader juga pasti mengalami perasaan kecewa akibat kerugian. Terlepas dari perang emosi yang dialaminya, trader sejati akan bersikap tenang dan tidak terlalu (over) excited saat menerima keuntungan maupun kerugian.

Trading berdasarkan emosi adalah musuh utama dari sebuah kesuksesan. Keserakahan dan ketakutan hanya bersifat menghancurkan sehingga intelektualitas lebih diperlukan ketimbang nyali besar.

 

Manajemen Keuangan (Money Management)

Ada 3 hal penting dalam penerapan Money management. Tujuan pertama adalah supaya trader dapat bertahan dan terhindar dari risiko yang dapat menendangnya keluar dari pasar.

Tujuan kedua adalah menghasilkan return (keuntungan) yang stabil dan tujuan ketiga yakni untuk mendatangkan keuntungan yang besar. Aturan utamanya tertuang dalam ungkapan “do not risk thy whole wad” atau jangan pertaruhkan semua di satu tempat. Trader yang kurang berpengalaman biasanya tidak menggunakan prinsip tersebut dengan cara memasang posisi besar dalam satu transaksi.

Money management yang baik akan menghindarkan trader dari kerugian besar di awal transaksi. Seorang trader harus tahu seberapa besar kerugian yang sanggup diterimanya (risk profile) serta kapan dan di level berapa dia harus melakukan cut loss atau reverse (membalik posisi).

Trader yang cakap akan segera keluar dari pasar atau melakukan reverse (membalik posisi) ketika dia sadar bahwa posisinya salah, kemudian menunggu untuk masuk kembali di saat yang tepat.

Hindari sistem atau metode money management lama yang kerap dipakai untuk berjudi seperti Martingale. Dalam prinsip Martingale, pihak yang kalah akan melipatgandakan jumlah taruhan untuk mengembalikan modalnya. Martingale bisa mengakibatkan kerugian trading besar jika kekalahan terjadi secara beruntun.

Keluar dari transaksi saat sedang merugi adalah pilihan yang sulit, namun keluar dari pasar ketika sedang untung adalah jauh lebih sulit. Seorang trader ketika posisi yang dibukanya searah dengan pergerakan pasar akan memunculkan keraguan untuk keluar posisi “hanya” dengan mengantongi keuntungan yang sudah didapat.

Karena jika ia memutuskan keluar posisi dan pasar masih saja bergerak sesuai perkiraannya, maka akan timbul penyesalan. Biasanya setelah masuk posisi lagi, dia akan menahannya lebih lama dan disinilah pasar kerap berbalik arah dan merugikan.

Kesalahan terburuk seorang trader adalah menghitung profit ketika sedang membuka posisi. Padahal dia seharusnya mengingat kembali tujuan money management yang kedua, yaitu menghasilkan profit secara stabil dan keluar posisi ketika target kentungannya telah dicapai. Keserakahan hanya akan merusak pola pikiran trader.

Apabila sudah sukses dalam suatu transaksi, trader dapat memilih untuk mencairkan keuntungan atau menginvestasikannya kembali. Nah, meskipun hal ini terlihat sepele namun prinsip yang ingin saya tekankan sebenarnya perlu Anda lakukan. Nikmatilah keuntungan yang telah Anda peroleh, tidak perlu tergesa-gesa dalam bertransaksi kembali. Ambil keuntungan untuk Anda gunakan secukupnya dalam memenuhi kebutuhan dan nikmati waktu Anda untuk menikmati hidup.

 

Strategi Trading (Trading Strategy)

Musuh utama seorang trader adalah dirinya sendiri. Sebaik apapun Money Management, kerugian akan tetap menghampiri apabila sistem tradingnya tidak dapat dihandalkan. Mulailah dengan menaklukkan diri Anda sendiri, ciptakan sistem trading yang sesuai dengan karakter dan terapkan Money Management yang disiplin untuk menghasilkan profit. Strategi trading terbaik adalah strategi yang dapat dihandalkan.

 

Dengan mengkombinasikan tiga hal pentng dalam trading yaitu : Psikologi, Manajemen Keuangan dan Strategi Trading, maka seorang trader dapat memiliki kinerja transaksi yang baik pula. Demikian tulisan dan pandangan saya mengenai  Trading for A Living, semoga dapat bermanfaat.