Tag

strategi trading

Browsing

Trading plan adalah sebuah sistem, seperangkat pedoman yang digunakan untuk pengambilan keputusan transaksi yang akan membantu trader untuk mencapai tujuannya. Trading plan berguna untuk membantu anda fokus pada perencanaan dan pelaksanaan strategi trading. Bagi seorang trader trading plan diperlukan untuk memperoleh hasil trading yang konsisten.

Hasil trading yang konsisten lebih penting dari pada hasil yang fantastis namun tidak konsisten. Masih banyak trader yang beranggapan bahwa trading plan dapat dibuat secara cepat dan instan, bahkan cenderung mengabaikannya. Trading plan yang terbaik dirancang berdasarkan pengalaman, menggunakan model dan metodologi yang logis serta sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Salah satu faktor keberhasilan dalam trading adalah disiplin, dan hanya dengan trading plan yang dibuat secara benar dan obyektif seorang trader bisa berlatih untuk disiplin sesuai kaidah-kaidah yang telah ditetapkan dalam planningnya.

Dengan membuat trading plan, seorang trader telah bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri jika hasil tradingnya tidak seperti yang diharapkan, dan bisa segera mengambil langkah yang terbaik pada account tradingnya tanpa ragu dan panik jika arah pergerakan harga pasar berlawanan dengan prediksi.

karakter trading plan

 

Semakin anda memaksakan diri untuk masuk pasar dengan analisa begitu banyak variabel teknikal maupun data fundamental yang ada di pasar, semakin hasil account trading anda tidak konsisten. Hal itu merupakan rintangan psikologis yang harus diatasi oleh seorang trader. Kenyataan ini berhubungan langsung dengan konsep bahwa kesabaran dalam trading akan mendapatkan imbalan atau reward dari pasar.

Bersabar menunggu sinyal price action yang terbentuk pada pasar akan meningkatkan tidak saja peluang sukses trade kita, tetapi juga rasa percaya diri, karena jika kita trading dengan metode yang akurasinya cukup bisa diandalkan seperti metode price action, maka secara alami akan menguatkan kepercayaan diri kita.

Rintangan psikologi lain yang harus diatasi adalah rasa percaya diri yang berlebihan dan perasaan euforia, setelah memperoleh hasil yang cukup konsisten dalam trading kita. Inilah yang membedakan antara seorang trader profesional dan seorang trader yang belum cukup jam terbangnya. Trader profesional selalu sanggup menjaga perasaannya dan sadar sepenuhnya bahwa emosi tidak seharusnya dilibatkan dalam urusan trading.

Cara yang terbaik agar kita tidak melibatkan emosi dalam aktivitas trading adalah dengan membuat sebuah trading plan yang definitif dengan skenario trading yang jelas mengenai apa saja yang akan diambil untuk setiap perubahan kondisi pasar.

Banyak trader yang tidak berusaha membuat trading plan karena tidak tahu bagaimana harus memulai, dan apa seharusnya isi dari sebuah trading plan itu. Sebenarnya trading plan yang baik bagi kita adalah yang bisa dengan nyaman kita terapkan, sesuai dengan pengetahuan maksimal yang kita miliki tentang pasar.

Tidak harus rumit dan bertele-tele. Yang paling penting adalah kita mengharuskan diri kita sendiri untuk dengan sungguh-sungguh menerapkannya dalam setiap kita akan entry.

 

5 hal penting yang  harus diperhatikan dalam membuat sebuah trading plan :
  1. Tentukan strategi untuk entry. Ambil cara atau teknik yang terbaik dari pengalaman anda menerapkan berbagai metode entry pada berbagai kondisi pasar. Misalnya anda memilih reversal pin bar pada kondisi pasar trending (untuk strategi price action) dengan indikator pendukung moving average, maka yakinkan diri anda bahwa kondisi itu adalah yang paling baik dan akurat untuk entry pada kondisi pasar trending jika dibandingkan dengan cara lainnya. Selain itu anda juga harus memahami situasi pasar dan market sentiment, dan untuk memahami ini dibutuhkan jam terbang.
  2. Tentukan risk / reward ratio. Skenario risk management ini harus anda terapkan pada setiap posisi yang akan anda ambil. Pastikan anda telah paham benar mengenai position sizing yang adalah bagian terpenting dalam menentukan resiko.
  3. Tentukan position size sesuai dengan target stop loss. Position size bisa berubah-ubah sesuai dengan resiko stop loss per trade yang kita tentukan. Resiko per trade hendaknya ditentukan terlebih dahulu sebelum menentukan stop loss level.
  4. Tentukan strategi exit atau take profit. Exit target seharusnya ditentukan juga sebelum entry, sesuai dengan rewrd yang kita sepakati. Hendaknya tidak menentukan exit level pada saat trade sedang berlangsung, karena emosi kita cenderung akan ikut terlibat ketika kita trading tanpa exit target. Kita akan lebih obyektif saat belum punya posisi.
  5. Buat jurnal dan catatan untuk evaluasi. Sebaiknya untuk setiap posisi yang telah diclose, baik profit atau loss diberikan catatan untuk evaluasi kualitas strategi dan plan yang telah kita buat, mungkin untuk kita perbaiki dikemudian hari.

Sebenarnya tidak ada metode yang pasti untuk membuat suatu trading plan, namun untuk trader yang belum pernah mencoba menggunakan trading plan, bisa menerapkan konsep diatas untuk memulainya.

 

 

Dalam dunia keuangan, berkembang pendapat umum bahwa merancang sebuah sistem trading yang menguntungkan dan konsisten sangat sulit. Padahal, faktor penentu keberhasilan proses trading tidak hanya ditentukan oleh sebuah sistem. Kerugian yang sering terjadi justru dipicu oleh emosi yang tidak terkendali disertai rendahnya tingkat disiplin dalam mematuhi rencana awal.

Mindset dan trading plan yang handal tentu sangat dibutuhkan untuk mencapai profit maksimal. Namun, semua hal tersebut akan sia-sia belaka apabila keputusan transaksi dikendalikan oleh emosi semata.

Secara lebih detil masih ada faktor-faktor lain yang dapat menimbulkan kerugian. Beberapa alasan utama penyebab terjadinya loss pada trading, antara lain:

  • Penempatan modal yang salah (tidak sesuai dengan produk)
  • Kurangnya disiplin dan ketiadaan trading plan
  • Tidak mempelajari pasar secara mendalam
  • Melakukan analisa/interpretasi yang kurang tepat
  • Mengejar pasar (memaksakan ambil posisi walaupun kriterianya belum terpenuhi)
  • Tidak mau mengalami kerugian dalam trading (menahan posisi tanpa stop loss)

Untuk mengeliminasi potensi kerugian di atas, dibutuhkan komitmen kuat dalam diri trader. Untuk bisa mencapai pengendalian emosi yang baik selama trading, ada beberapa tips yang patut dipelajari. Kiat-kiat berikut, nantinya akan membedakan trader mana yang berhasil dan merugi:

  1. Memiliki sebuah trading plan untuk dipatuhi, agar Anda mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengambil atau melepas posisi. Poin ini sering dilupakan ketika trader sedang berada dalam situasi profit. Padahal, pengambilan posisi yang ideal selalu berpedoman pada trading plan dan bukan berdasarkan keadaan pasar terkini. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui efektivitas strategi tersebut. Evaluasi tidak akan terjadi apabila strategi yang diterapkan tidak konsisten dan alasan trading terus berubah. Seringkali trader mengabaikan trading plan karena tertekan oleh kerugian. Sesungguhnya masa merugi adalah waktu terbaik untuk belajar menghindari loss di masa depan.
  2. Membuat trading plan yang simpel dan mudahdisesuaikan dengan kondisi pasar. Traders yang sukses mempercayai bahwa tidak ada sistem yang bekerja efektif selamanya. Di samping indikator teknikal, masih ada faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi performa trading. Untuk meraih kesuksesan jangka panjang, seorang trader harus terus belajar dari pengalaman, mencari ide baru dan melakukan pengujian trial and error. Sehingga ketika sistem dievaluasi (setiap periode tertentu), trader dapat memperbaiki sistem atau mengubah metodologi sesuai kondisi pasar dengan risk to reward yang menarik.
  3. Fokus untuk menjadi konsisten. Trader yang baik pasti memahami bahwa lebih penting untuk menjadi konsisten daripada meraih profit secara cepat. Salah satu bagian terpenting dalam trading, selain profit itu sendiri, adalah cara untuk mencapainya. Jika Anda hanya berharap pada keberuntungan dalam sebuah transaksi, berarti Anda masih belum memiliki strategi/sistem yang handal untuk memperoleh profit yang konsisten dalam jangka waktu lama.
  4. Take Action Trader yang sukses akan selalu memiliki inisiatif untuk bertindak. Aktivitas trading idealnya tidak dipengaruhi oleh rasa takut. Sebagai contoh, seorang trader tidak akan menahan posisi yang merugikan (yang tidak sesuai rencana trading) dan berharap posisinya akan berbalik menjadi sebuah posisi menguntungkan. Ia juga tidak akan mudah panik sehingga terburu-buru dalam merespon kondisi pasar di luar perkiraan.

Apabila Anda mampu mengaplikasikan kiat-kiat di atas, berarti Anda telah memegang salah satu kunci penting dalam trading.

 

Dalam pasar keuangan derivatif hanya terdapat 2 tipe pemain dengan orientasi pasar yang berbeda. Tipe pertama Bulls, adalah mereka yang membeli karena percaya bahwa harga akan naik dan tipe kedua Bears, adalah mereka yang menjual karena percaya bahwa harga akan turun.

Dua kelompok ini masing-masing tipe ini memiliki karakteristik psikologi yang berbeda juga. Seorang psikiater dan trader bernama Alexander Elder, M.D. mempelajari karakteristik tersebut dan menerapkannya ke dalam indikator teknikal, Bulls Power dan Bears Power. Dalam perkembangannya Dr. Elder menerapkan kedua indikator ini secara bersamaan sebagai indikator oscillator dan mengembangkan apa yang ia sebut sebagai ‘Elder-rays’. Dinamakan demikian karena fungsinya sama seperti sinar-X (x-rays) dalam melihat pergerakan harga pasar.

Kedua indikator teknikal ini dapat digunakan secara terpisah satu sama lain, namun sangat disarankan untuk menggunakannya secara bersamaan. Indikator ini dapat ditemukan dalam platform MT4 di bagian indikator oscillator. Dalam artikel ini, kami akan jabarkan pengertian dan pengaplikasiannya satu per satu:

 

Bulls Power

Bulls Power adalah indikator teknikal yang menunjukan kekuatan pasar bullish. Jika indikator berada di atas nol, tekanan bullish dianggap kuat dan bila letaknya di bawah nol, maka bullish dianggap lemah. Konsep dasar dari indikator ini adalah moving average dari harga mengindikasikan nilai, di mana pembeli dan penjual sepakat (nilai tengah). Sedangkan harga tertinggi dalam suatu hari tercapai saat tekanan beli tercatat paling kuat. Jadi, perbedaan antara harga tertinggi dalam satu hari dan moving average menunjukan kekuatan dari Bulls Power.

Para pakar menyarankan penggunaan Bulls Power disertai dengan penerapan indikator tren lainnya, yang paling umum adalah Exponential Moving Average 13. Sinyal sell dapat timbul dengan 2 syarat, indikator tren sedang turun dan Bulls apabila diikuti oleh bearish divergence.

 

Perhitungan dari Bulls Power adalah:

Bulls Power = High – EMA

High : nilai tertinggi dalam 1 periode

EMA : nilai Exponential moving average

 

Bears Power

Bears Power adalah indikator teknikal yang menunjukan kekuatan pasar bearish. Jika indikator di bawah nol, tekanan bearish dianggap kuat. Bila berada di atas nol, maka bearish dianggap lemah. Konsep dasar indikator ini adalah moving average dari harga mengindikasikan nilai di mana pembeli dan penjual sepakat (nilai tengah), sedangkan harga terendah dalam suatu hari tercapai pada saat tekanan jual tercatat paling kuat. Maka, perbedaan antara harga tertinggi dalam suatu hari dan moving average menunjukan kekuatan dari Bears Power.

Sama seperti Bulls Power, penggunaan Bears Power sebaiknya disertai indikator tren lainnya, EMA 13. Sinyal buy dapat timbul dengan 2 syarat, yaitu indikator tren sedang naik dan Bears Power negatif tetapi naik. Sinyal buy terkuat adalah ketika indikator diikuti bullish divergence.

Perhitungan dari Bears Power adalah :

Bears Power = Low – EMA

Low : nilai terendah dalam 1 periode

EMA : nilai Exponential moving average

Penggunaan Elder-rays tidak terlepas dari ‘Bulls & Bears Power’ karena kedua indikator ini digunakan untuk mengukur optimisme atau pesimisme ekstrim yang ditunjukkan oleh mayoritas partisipan di pasar. Karena telah paham benar bahwa suatu kondisi ekstrim tidak pernah bertahan lama, pelaku pasar profesional kerap kali mendapat harga yang lebih baik dibandingkan investor pada umumnya saat bertransaksi di tengah pasar yang ekstrim. Ketika harga di pasar naik dan Bulls mencatat level tinggi, para pro akan melakukan sell short. Ketika harga pasar rendah dan ketakutan merajarela, para pro melakukan buy. Dengan Elder-rays, para pemain umum atau non-profesional dapat mengambil peluang yang sama untuk ambil bagian dalam pergerakan pasar.

 

Implementasi Bulls & Bears Power dalam Elder-rays

Ada 4 indikasi dalam mengambil posisi buy dan sell menggunakan Elder-rays yaitu:

 

Sinyal buy bila:

-Trend sedang naik (EMA 13 arah ke atas)

– Indikator Bears Power negatif tetapi naik

– Puncak bawah dari indikator Bears Power lebih tinggi dibanding puncak sebelumnya

– Indikator Bears Power naik setelah Bullish divergence

 

Sinyal sell bila:

– Trend sedang turun (EMA 13 arah ke bawah)

– Indikator Bulls Power positif, tetapi turun bertahap

– Puncak dari indikator Bulls Power lebih rendah dibanding puncak sebelumnya

– Indikator Bulls Power turun setelah Bearish divergence

Untuk menentukan kapan waktu yang pas bagi kita untuk mengambil posisi short, sangatlah penting menafsirkan waktu saat Bears Power mengindikasikan kelemahan atau kekuatan pasar bearish. Low baru pada harga dan low baru pada Bears Power menjadi sinyal bahwa tren turun masih berlanjut. Tetapi jika Bears Power membentuk low yang lebih landai daripada harga, membentuk sinyal bullish divergence: tutup posisi short anda dan bersiap untuk tren naik berikutnya.

 

strategi trading elder rays

 

Dapat disimpulkan bahwa terbentuknya divergence di antara Bulls dan Bears Power terhadap harga mengindikasikan peluang transaksi paling baik. Elder-rays dipandang sangat akurat dan efektif dalam proses identifikasi peluang-peluang ini.

 

 

The Power of 7 adalah strategi trading sederhana yang khusus diterapkan untuk pasangan mata uang EURUSD dengan timeframe H1. Strategi ini digunakan dengan mengacu pada level high dan low pada candlestick pukul 07.00 WIB sebagai acuan untuk memprediksi arah harga selanjutnya.

Dalam penerapan Power of 7, jika candle setelah jam tersebut ditutup di atas high candle jam 07.00 (breakout high), maka bisa diasumsikan harga akan naik. Jadi posisi yang kita ambil adalah buy. Sebaliknya jika candle setelah jam tersebut ditutup di bawah low candle jam 07.00 (breakout low), maka bisa diasumsikan harga akan turun. Jadi posisi yang kita ambil adalah sell.

Harus diperhatikan bahwa pengambilan posisi dilakukan pada candle beriktnya sesudah harga terkonfirmasi close di atas atau di bawah low candle jam 07.00. Contoh, jika high candle jam 07.00 ada di harga 1.0880, kemudian harga pada candle jam 11.00 close di 1.0900, maka posisi entry buy adalah pada harga di awal candle jam 12.00.

 

Strategi Trading Sederhana The Power of 7 1
Gambar 1. Candlestick Jam 07.00 di Monex Trader

 

Take Profit dan Stop Loss

Target profit untuk setiap posisi minimal sebesar 15-20 poin jika target telah tercapai saat berlangsungnya pasar Asia. Tetapi jika breakout high atau low candlestick terjadi saat berlangsungnya pasar Eropa atau Amerika, maka target bisa diperbesar menjadi 2 kali lipatnya. Apabila target belum tercapai dan terjadi reversal, maka closing candle reversal tersebut menjadi level cut loss. Pada candle berikutnya, kita berbalik arah mengikuti aturan breakout high/low candle jam 07.00 lagi. Setiap posisi harus memakai sistem target profit sesuai market-nya.

 

Strategi Trading Sederhana The Power of 7 2
Gambar 2. Candlestick Confirm Breakout High/Low Jam 07.00

 

Rejection & Reversal

Setelah harga pada candle closing breakout high/low, tetapi target belum tercapai. Kemudian terjadi koreksi dan closed candle masih dalam koridor high/low jam 07.00, maka inilah yang disebut dengan rejection. Trader yang berkarakter agresif dapat menambah posisi baru dengan target yang sama. Namun, jika harga terus berlawanan arah dengan breakout awal yang sudah terkonfirmasi, kemudian closed pada arah sebaliknya, maka inilah yang disebut dengan reversal. Posisi yang sudah ada mengikuti breakout high/low awal harus dicut-loss pada harga closing-nya, dan ambil posisi baru mengikuti breakout high/low terakhir dengan target profit sesuai market-nya.

 

Strategi Trading Sederhana The Power of 7 3
Gambar 3. Rejection & Reversal

 

Strategi Trading Sederhana The Power of 7 4
Gambar 4. Target Tidak Tercapai & Reversal

 

Berdasarkan hasil pengujian dan back-test, tingkat akurasi strategi trading the Power of 7 mencapai lebih dari 70%. Penggunaannya juga sangat mudah bahkan untuk trader pemula sekalipun. Namun perlu kedisiplinan dalam penerapan target profit dan cut loss agar tercapai hasil yang optimal.

 

Rilis laporan Nonfarm Payroll (disingkat NFP) merupakan salah satu berita yang sering kali ditunggu oleh para trader dan investor. Event ini sering kali memiliki dampak yang cukup signifikan (high impact news) terhadap pergerakan dan perubahan harga valuta asing (forex), komoditi, dan saham. Bertrading pada saat menjelang atau setelah rilis NFP bisa menjadi keuntungan bagi trader yang bisa memanfaatkan momentum ini. Namun, sering kali rilis berita ini bisa membawa kerugian bagi trader (terutama trader pemula) yang belum terlalu memahami implikasi dari rilis laporan Nonfarm Payroll.

 

Pengertian Nonfarm payroll

Mengutip dari Investopedia, Nonfarm Payroll adalah “A statistic researched, recorded and reported by the U.S. Bureau of Labor Statistics intended to represent the total number of paid U.S. workers of any business, excluding the following employees: – general government employees. – private household employees.”

Atau jika dalam bahasa Indonesia pengertiannya kurang lebih seperti berikut:

Nonfarm Payroll adalah sebuah data yang melaporkan jumlah upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja AS, di luar pegawai pemerintah, pegawai dalam setiap rumah tangga, pegawai yang bekerja pada organisasi LSM atau non profit atau nirlaba dan buruh tani.

Laporan yang dirilis tiap awal bulan ini berupa perbandingan antara upah mingguan yang dibayarkan kepada komponen Nonfarm Payroll dengan total upah yang dibayarkan kepada semua Pekerja. NFP mencerminkan kondisi sektor komersil dan industri. Semakin tinggi nilainya berati semakin tinggi tingkat pertumbuhan ekonomi negara Amerika Serikat.

Nonfarm Payroll dibuat oleh Lembaga Biro Pusat Statistik AS yang bernama US Bureau of Labor Statistics. Biasanya dirilis setiap bulan pada hari Jumat, minggu pertama (awal bulan) pukul 19.30 atau 20.30 WIB. Untuk rilis data NFP AS bulan Oktober pada tahun 2013 sempat tertunda selama dua minggu akibat tutupnya pemerintahan Amerika Serikat (Government Shutdown) dari awal bulan hingga tanggal 16 Oktober.

 

Cara Mengetahui Jadwal Rilis Nonfarm Payroll

Salah satu situs yang menyediakan Kalendar Ekonomi (jadwal rilis pengumuman data statistik ekonomi, jadwal pertemuan Bank Sentral, pengumuman kebijakan Bank Sentral, dsb) adalah forexfactory calendar.

trading pada nonfarm payroll 01
contoh tamplian jadwal rilis Nonfarm Payroll di forexfactory

 

Mengapa Nonfarm Payroll penting untuk dicermati?

Nonfarm Payroll adalah sebuah tolak ukur yang penting akan sehat tidaknya perekonomian di Amerika Serikat. Laporan tersebut biasanya membantu pemerintah dan kongres Amerika Serikat untuk membuat kebijakan dan memprediksikan level-level aktivitas ekonomi di masa mendatang.

Selain itu, data upah buruh dipublikasikan ke berbagai sektor industri dan detail dari data ini dijadikan sebagai salah satu indikator bagi Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) untuk mengevaluasi pasar tenaga kerja dan kondisi bisnis di berbagai sektor industri.

The Fed akan selalu memberikan perhatian khusus atas rilisnya laporan NFP ini dengan membahasnya dalam pertemuan Federal Open Market Comittee (FOMC). Dengan demikian, hasil dari pertemuan FOMC (FOMC Minutes) pun juga akan menjadi fundamental yang dinanti-nanti oleh pelaku pasar.

 

Trading Pada Saat Menjelang atau Setelah Rilis NFP?

Hal yang perlu diperhatikan ketika anda ingin mengambil posis saat rilis data ini adalah, biasanya pasar akan bereaksi setelah rilis data NFP dan implikasinya harga akan bergerak naik dan turun cukup signifikan.

 

trading pada nonfarm payroll 02
Pergerakan Harga Emas (XAUUSD) dengan Timeframe Chart di 15 menit Setelah Rilis Laporan NFP

 

trading pada nonfarm payroll 03
Pergerakan Mata Uang EURO terhadap USD (EURUSD) dengan Timeframe Chart di 15 menit Setelah Rilis Laporan NFP

 

trading pada nonfarm payroll 04
Pergerakan Index US Dollar (DXY) dengan Timeframe Chart di 15 menit Setelah Rilis Laporan NFP

 

Dapat dilihat pada chart diatas, setelah rilis laporan Nonfarm Payroll pasar mulai bereaksi dengan peningkatan volume dan pergerakan harga yang cukup signifikan. Contoh ini adalah contoh ketika laporan NFP dirilis, angka statistik aktual melebihi ekspektasi atau harapan pasar. Ketika hasil aktual dirilis positif biasanya akan diikuti dengan penguatan US Dollar (Strong Dollar).

Hal penting yang harus diperhatikan adalah arah yang salah atau sering disebut False Move. Pergerakan ini bisa menjadi jebakan terutama bagi trader pemula. Hal ini penting untuk diperhatikan bagi trader sebelum memutuskan untuk mengambil keputusan.

Sebagai gambaran bagaimana kecenderungan perilaku pasar setelah rilis laporan Nonfarm Payroll bisa dilihat pada chart berikut ini:

 

false move trading pada nfp
False Breakout atau False Move pada Emas (XAUUSD) setelah rilis Laporan NFP, pada Awalnya Harga Bergerak Naik, Kemudian Turun Secara Signifikan. (Timeframe 15 menit)

 

false move trading pada nfp 02
False Breakout atau False Move pada Euro Terhadap US Dollar (EURUSD) setelah rilis Laporan NFP, pada Awalnya Harga Bergerak Naik, Kemudian Turun Secara Signifikan. (Timeframe 15 menit)

 

Jika ingin mengambil posisi setelah rilis laporan NFP sebaiknya menunggu beberapa saat (sekitar1 jam – 2 jam) dengan memperhatikan pembentukan candle berikutnya.

 

Contoh pada Emas (XAUUSD)

trading pada nonfarm payroll 06
Chart Emas (XAUUSD) 1 Jam Setelah Rilis Laporan NFP

 

Dari chart diatas (XAUUSD) Emas kembali menguat mengarah keatas dan mulai menutup Gap sebelumnya.

 

trading pada nonfarm payroll 08
Chart Emas (XAUUSD) 2 Jam Setelah Rilis Laporan NFP

 

Dari chart diatas dapat dilihat bahwa emas kembali menunjukkan performa menguat, bahkan menembus harga high sebelumnya (new high).

 

Nah bagaimana dengan Euro terhadap USD (EURUSD) ?

trading pada nonfarm payroll 07
Chart Euro Terhadap US Dollar (EURUSD) 2 Jam Setelah Rilis Laporan NFP

 

Setelah beberapa jam rilis data NFP Euro tampaknya tidak berhasil menembus keatas dan menutup Gap. Tidak seperti emas yang berhasil menebus harga high sebelumnya (New High), EURUSD tetap berada di bawah level Pivot.

 

Kesimpulan

Setiap trader memiliki strategi yang berbeda-beda saat rilis laporan NFP, bagi anda yang belum terbiasa dengan kondisi seperti yang telah dicontohkan diatas, bisa melakukan backtesting strategi sebelum memutuskan apakah akan memanfaatkan situasi pasar setelah rilis laporan NFP. Beberapa trader memutuskan untuk tidak masuk ke pasar dalam situasi seperti ini karena berbagai alasan.

Saya pribadi selalu berpatokan kepada trend mayor (major trend) dengan melihat chart menggunakan timeframe yang lebih besar atau “the big picture” (timeframe daily atau weekly) untuk menghindari bias. Seperti contoh emas yang telah ditunjukan diatas, penurunan emas hanya bersifat reaktif sementara (minor trend), sementara major trend emas masih menunjukkan trend bullish. Timeframe yang lebih pendek biasa saya gunakan untuk entry posisi.

 

trading pada nonfarm payroll 09
Bullish Trend pada Emas dengan Melihat Timeframe Daily

 

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah konsultasikan dengan broker anda ketika ingin trade dengan memanfaatkan high news impact mengingat adanya batasan strategi trading pada beberapa broker. Saya pribadi menggunakan platform Monex Trader belum pernah menemukan kendala dengan strategi trading yang saya gunakan.

Untuk konsultasi atau pertanyaan seputar trading dapat menghubungi di alamat email atau nomor ponsel dibawah ini.