Author

Panduan Trading

Browsing

Trading dengan menggunakan sistem otomatisasi kini mulai menjadi alternatif dalam bertransaksi di pasar Forex dan Komoditi. Saat ini penggunaan sistem otomatisasi trading semakin mudah dilakukan dengan adanya simple tool seperti Tradeworks.

Tim Panduan Trading beberapa waktu yang lalu menemuai Bapak Nono Sukrono yang sudah beralih dari sistem konvensional trading ke sistem otomatisasi trading dengan Tradeworks. Kami ingin menanyakan pengalaman trading Bapak Nono, dan bagaimana hasilnya dengan menggunakan otomatisasi trading.

 

Apa Latar Belakang Pak Nono dan Saat Ini Sibuk di Kegiatan Apa?

Latar Belakang saya adalah pensiunan pegawai di sebuah perusahaan BUMN, sudah 4 tahun pensiun. Sekarang lebih banyak menghabiskan waktu dengan cucu saya dan mejalankan bisnis online trading.

 

Ceritakan Pengalaman Trading Pak Nono?

Pada saat saya pertama ditawari bisnis online trading, saya tertarik untuk mencoba dan ternyata bisnis ini bisa tidak membutuhkan banyak waktu untuk menjalankannya. Trading tidak membutuhkan waktu khusus seperti menjadi pegawai kantor yang harus berangkat ataupun pulang kerja di jam tertentu ataupun membuka bisnis konvensional lainnya.  Sewaktu dulu saya masih bekerja, saya sempat mendapat penawaran bisnis ini namun belum tertarik saat itu karena kesibukan di tempat kerja.

Setelah saya pensiun saya coba menjalankan bisnis online trading ini. Online trading bisa dijalankan secara sambilan, jadi saya coba pelajari dan jalankan. Saya mulai bertransaksi mulai di akhir bulan Desember tahun lalu. Pengalaman pertama, pernah merasakan hasil yang bagus, pernah juga salah posisi cukup lama dan harus menunggu hingga harga berbalik.

Yang perlu dipahami, trading forex dan komoditi ini sifatnya high risk dan high reward jadi Anda harus aware dan siap secara mental ketika memasuki bisnis ini. Bisnis online trading memiliki keuntungan dan risiko yang berbanding lurus.

Pasar forex dan komoditi sangat dinamis dengan segala perubahannya, saya juga pernah merasakan modal kegulung, trader yang tidak siap bisa kecewa dengan bisnis ini. Kesulitan di bisnis ini adalah memprediksi arah pergerakan harga, dulu setiap hari saya selalu baca review di pasar Asia, Eropa dan Amerika Serikat namun seringkali terlambat membuka posisi.

Trader talks Panduan Trading dengan Sistem Tradeworks Nono Sukrono 03

 

Pengalaman beralih ke sistem otomatisasi trading dengan menggunakan Tradeworks?

Peralihan ke sistem otomatisasi membutuhkan penyesuaian. Awal trading dengan Tradeworks hasilnya bagus, namun saya juga pernah merasakan rugi.

Saat pertama mencoba sistem otomatisasi, saya belum sepenuhnya beralih ke sistem full otomatisasi, saya juga masih menjalankan transaksi dengan sistem manual. Beberapa bulan kemudian saya memutuskan pernah berhenti sejenak menggunakan sistem otomatisasi trading Tradeworks karena hasilnya masih belum memuaskan.

Kemudian saya memutuskan untuk mulai lagi bertransaksi setelah mendapatkan penawaran strategi baru dari Panduan Trading. Dan mulai saat itu saya mulai bertransaksi full otomatis menggunakan sistem otomatisasi Tradeworks dengan strategi yang dirancang oleh tim Panduan Trading khusus di produk emas.

 

Strategi apa yang digunakan di Tradeworks?

Sebelum memilih bertransaksi di produk emas, saya juga pernah mencoba bertransaksi di mata uang dan komoditi minyak mentah (crude oil), namun saat ini saya lebih nyaman dengan strategi yang sekarang digunakan. Strategi yang saat ini digunakan dirancang oleh tim Panduan Trading untuk bertransaksi di produk emas.

Tim Panduan Trading membantu dalam hal maintenance, jadi saya tetap mendapatkan pendampingan selama menggunakan sistem otomatisasi Tradeworks.  Sistem otomatisasi trading membantu menghemat waktu dan tidak perlu sering-sering memantau pergerakan harga.

Produk emas ini memang menarik untuk ditransaksikan, memang lebih volatil daripada produk mata uang namun memiliki tingkat keuntungan yang tinggi pula.

 

Plus minus menggunakan sistem trading Tradeworks. 

Sitem otomatisasi Tradeworks yang berjalan sudah bagus namun tetap harus ada campur tangan, sistem otomatisasi tidak bisa jalan selama 24 jam terus menerus. Campur tangan (intervensi) sangat berguna terutama ketika ada rilis data makro ekonomi yang sifatnya High Impact.

Selain itu, Anda juga harus siap untuk berani melakukan cut loss, strategi apapun ada kelemahannya dan tidak bisa 100 persen akurat memprediksi arah pergerakan harga.

Tradeworks memang memudahkan bertransaksi karena kita tidak perlu memantau pergerakan harga terus menerus, sistem secara otomatis akan melakukan eksekusi beli, jual dan close position sesuai dengan sinyal yang muncul dan perintah yang telah disusun. Namun ada hal penting lain yang harus diperhatikan, Anda harus siap dengan antisipasi apabila sistem tidak berjalan sesuai yang direncanakan.

Trader talks Panduan Trading dengan Sistem Tradeworks Nono Sukrono 01

 

Berapa hasil yang sudah dicapai dengan menggunakan sistem trading Tradeworks? 

Hasil dari strategi Tradeworks yang terakhir digunakan cukup bagus, dalam waktu 50 hari saya mendapatkan keuntungan diluar dugaan bisa mencapai 100 persen. Evaluasi sistem harus selalu dilakukan, namun hasil ini tentunya sebanding dengan risikonya.

Sebelumnya saya juga pernah dihadapkan pada situasi yang kurang menguntungkan, dan akhirnya saya berani untuk mengambil tindakan cut loss ketika pergerakan harga tidak sesuai dengan yang diharapkan supaya modal tidak habis. Namun dalam beberapa hari saya akun saya kembali pada posisi profit.

Anda dapat mencoba sistem otomatisasi pada demo account terlebih dahulu. Saya merasa trading manual lebih banyak meraba-meraba dengan hanya membaca analisis dan review. Memang selama ini trading dengan sistem Tradeworks menguntungkan, namun juga memiliki risiko yang besar.

 

Saran bagi pemula yang ingin menggunakan sistem trading Tradeworks. 

Trading bisa menjadi bisnis yang  menguntungkan namun harus melihat kapan harus masuk ke pasar dan  kapan keluar. Bagi trader yang punya waktu lebih bisa memonitor pergerakan harga lebih sering. Yang harus diperhatikan adalah perbedaan perilaku pasar di berbagai sesi perdagangan.

Pergerakan harga di pasar Amerika Serikat lebih besar (volatil) dari pada sesi pasar Asia maupun  Eropa. Bagi pemula harus telaten mengikuti pergerakan harga, dan bisa menyiapkan langkah antisipasi ketika prediksi harga tidak sesuai.

Hal lain yang tidak kalah penting, trader pemula bisa memulai membuka posisi dengan lot size yang terkecil. Anda juga harus memperhitungkan kekuatan dana yang dimiliki, setiap produk memiliki volatilitas yang berbeda-beda, trading di oil berbeda lagi dengan trading di mata uang ataupun di emas.

Psikologi adalah faktor yang paling penting, gunakan dana yang sifatnya mengganggur jangan sampai menganggu kesehatan rumah tangga. Perhatikan juga kapan harus masuk ke pasar, berita penting apa yang ada saat itu, dan persiapkan antisipasi apabila salah prediksi harga.

 

Pandangan tentang online trading dibandingkan bisnis konvensional?

Semua bisnis ada risiko, saya juga pernah menjalankan bisnis konvesional seperti dagang, pernah mengalami piutang yang tidak dibayar. Setelah itu pernah juga usaha agro dengan menanam jamur dan berternak lele.  Gangguan di bisnis agro tersebut adalah hama sehingga pernah mengalami gagal panen, akhirnya saya memutuskan untuk tidak saya teruskan.

Pernah juga bisnis ternak udang, kendala yang saya hadapi adalah gangguan cuaca. Saat ini saya ingin menikmati waktu pensiun jadi tidak ingin terlalu menghabiskan waktu di bisnis konvensinal.

Bisnis Online Trading tidak membutuhkan banyak waktu dalam menjalankannya dan saat ini semakin dipermudah dengan adanya trading tools dan sistem otomatisasi dengan Tradeworks. Jadi saat ini bisnis online trading menjadi pilihan yang paling sesuai.

 

Bagi Anda yang ingin mengetahui sistem otomatisasi dengan Tradeworks, tim Panduan Trading dengan senang hati akan menjelaskannya. Silahkan isi form dengan klik disini. 

Trader Forex mungkin sudah tidak asing lagi dengan analisis fundamental. Secara garis besar di dunia forex trading terdapat dua analisis yang umum dilakukan, yaitu analisis dengan pendekatan fundamental dan teknikal.

Analisis fundamental adalah analisis yang mengandalkan berita-berita yang terjadi di pasar dunia atau yang sedang beredar di market. Kandungan berita ini menjadi penggerak market  untuk menentukan nilai suatu mata uang, saham, atau instrumen yang lain.

Salah satu contohnya adalah kenaikan suku bunga Bank Sentral oleh The Fed (bank sentralnya US) dapat berarti menguatnya Dollar. Penurunan cadangan Crude Oil (minyak mentah) di Amerika, pertemuan OPEC, dsb akan menggerakan harga Crude Oil.

Dalam praktek trading forex, yang dimaksud dengan analisis fundamental adalah cara memprediksi perubahan kuat lemah nya mata uang berdasarkan perubahan kondisi ekonomi suatu negara. Kita bisa mendapatkan pemicu perubahan kondisi ekonomi itu dari Berita dan dari laporan yang dirilis oleh Lembaga resmi negera tersebut.

 

Analisis Dampak Peristiwa Autochartist

Dalam artikel ini, Panduan Trading akan menjelaskan bagaimana memprediksi arah pergerakan harga setelah rilis data makro ekonomi. Untuk memprediksi arah pergerakan harga dengan lebih akurat dapat digunakan alat bantu trading (trading tools). Trading tools yang akan dibahas adalah Autochartist.

Selain analisis teknikal secara otomatis dengan chart pattern, identifikasi key level dan analisis volatilitas, Autochartist juga memiliki fitur bagi fundamental trader. Fitur yang dapat digunakan ini adalah fitur Analisis Dampak Peristiwa Autochartist.

Analisis Dampak Peristiwa Autochartist 01
Sumber: Autochartist

 

Pada saat Anda memilih tabulasi Event Impact Analysis, akan keluar tampilan rangkuman dari dampak peristiwa. Pada contoh diatas, tampilan yang muncul adalah ringkasan dari dampak rilis data Non-Farm Payroll (Autochartist menamai peristiwa ini dengan Employment Situation) di Amerika Serikat, pada pair mata uang EUR/USD.

Terdapat beberapa peristiwa makro ekonomi (macro economic event) penting yang dapat dipilih untuk di Amerika Serikat, seperti: Consumer Price Index, Durable Goods Orders, Employment, Situation, Existing Home Sales, FOMC Meeting Announcement, GDP, Housing Starts, ISM Mfg Index, Industrial Production, International Trade, Jobless Claims, New Home Sales, Personal Income and Outlays, Philadelphia Fed Survey, Producer, Price Index, Retail Sales. Anda juga dapat menggantinya untuk rilis data makro ekonomi di negara lain.

 

Analisis Dampak Peristiwa Autochartist 05
Sumber: Autochartist

 

Keterangan:

  • Delta adalah selisih antara angka Consensus (diharapkan) dan angka Actual (aktual)
  • Autochartist mengambil kesimpulan dari pergerakan harga di Time Frame 4 jam.
  • Autochartist mengambil informasi dari 12 peristiwa NFP terdahulu.

 

Dari informasi diatas dapat diambil informasi, dari dua belas peristiwa Non-Farm Payroll (NFP) terdahulu (historical):

6 peristiwa NFP memiliki angka aktual lebih besar dari angka konsensus yang ditandai dengan segitiga berwarna hijau (aktual>diharapkan) dan 6 peristiwa NFP memiliki angka aktual lebih kecil  dari angka konsensus yang ditandai dengan segitiga berwarna merah (aktual<diharapkan).

  • aktual>diharapkan = segitiga hijau
  • aktual<diharapkan = segitiga merah

 

Analisis Dampak Peristiwa Autochartist 05
Sumber: Autochartist

 

Penjelasan kolom pertama (segitiga berwarna hijau):

Dari 6 peristiwa NFP, 4 peristiwa NFP memiliki dampak tren Bullish dan 2 peristiwa NFP memiliki dampak tren Bearish terhadap pergerakan harga.

Penjelasan kolom kedua (segitiga berwarna merah)

Dari 6 peristiwa NFP, 3 peristiwa NFP memiliki dampak tren Bullish dan 3 peristiwa NFP memiliki dampak tren Bearish terhadap pergerakan harga.

 

Autochartist menggambarkannya dalam grafik yang dapat membantu trader untuk memvisualisasikannya. Berikut ini adalah contoh gambarnya Dampak Employment Situation (Non-Farm Payroll) terhadap pair mata uang EURUSD. Grafik yang ditampilkan mengidentifikasi tren pergerakan harga setelah terjadinya rilis data pada Time Frame 4 jam.

Analisis Dampak Peristiwa Autochartist 03
Sumber: Autochartist

Dampak Employment Situation (Non-Farm Payroll) terhadap pair mata uang GBPUSD.

Analisis Dampak Peristiwa Autochartist 02
Sumber: Autochartist

 

Ringkasan Analisis Dampak Peristiwa Autochartist pada broker MIFX

Analisis Dampak Peristiwa Autochartist 06
Sumber: MIFX

 

Analisis Dampak Peristiwa pada trading tool Autochartist dapat membantu trader untuk mengantisipasi pergerakan harga akibat dari rilis data makro ekonomi di masa yang akan datang. Trader juga dapat mengembangkan strategi trading dengan menggunakan informasi dari Analisis Dampak Peristiwa Autochartist.

Perlu diketahui bahwa, Autochartist mengidentifikasi dampak peristiwa pada Time Frame 4 jam. Tentunya Time Frame ini cukup panjang bagi news trader ataupun intraday, dan mungkin kurang cocok digunakan. Bagi news trader yang lebih penting adalah data real time seperti yang dikeluarkan oleh Bloomberg terminal yang lebih mengutamakan kecepatan rilis data.

Jika anda ingin memanfaatkan informasi dari Autochartist ini, hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah antisipasi dari pergerakan harga yang terkadang tidak sesuai dengan informasi dari Autochartist.  Demikian pembahasan dari Analisis Dampak Peristiwa Autochartist yang cukup sederhana dan mudah dalam intepretasinya.

 

Setiap hari, transaksi senilai kurang lebih $5 Triliun USD dilakukan di pasar Forex seluruh dunia. Namun kebanyakan trader masih berfokus pada analisa seperti teknikal dan fundamental (rilis data). Hal lain yang tidak kalah penting yang harus diketahui oleh trader forex adalah mengetahui kondisi pasar (Market Condition). Bagaimana mengetahui kondisi pasar dapat membantu trader dalam pengambilan keputusan jual beli?

Kondisi pasar adalah perilaku dari pelaku pasar tentang cara memandang suatu keadaan, untuk mengantisipasi pergerakan harga berdasarkan sentimen pasar. Perilaku ini di dasarkan pada analisa fundamental, teknikal dari sejarah pergerakan harga, laporan ekonomi, faktor musiman, peristiwa nasional serta global yang tercermin dari pergerakan di grafik harga.

Sebagai contoh pada saat di mana para pelaku pasar mengharapkan harga bergerak turun, maka keadaan tersebut dikatakan memiliki sentimen bearish (turun). Begitu juga sebaliknya jika sentimen dikatakan bullish (naik), adalah keadaan di mana para pelaku pasar mengharapkan harga bergerak naik.

Sentimen pasar dapat dikatakan sebagai indikator kontrarian, yaitu kebalikan dari sesuatu keadaan. Contohnya jika banyak orang berharap kenaikan harga, maka oleh sentimen akan dilawan dengan arah penurunan harga.  Sentimen pasar disebut juga sebagai sentimen investor, di mana keputusannya belum tentu selalu didasarkan pada analisa fundamental.

Sentimen pasar dipantau dengan menggunakan sejumlah indikator teknikal serta statistik harga dalam periode tertentu. Indikator sentimen di tampilkan dengan dua keadaan seperti bullish dan bearish, buy dan sell atau long dan short.

Open Position Ratio Panduan Trading

 

Beberapa broker forex menyediakan indikator sentimen untuk nasabahnya, di mana menampilkan rasio posisi buy dan sell dari nasabah broker yang bersangkutan atau dikenal dengan istilah Open Position Ratio.

Hal ini dikarenakan pasar forex adalah pasar bilateral (tidak tersentralisasi), jadi hasilnya bisa berbeda untuk setiap broker. Tujuan disediakannya indikator sentimen ini untuk membantu nasabah untuk mengetahui kondisi pasar (Market Conditions).

 

Open Position Ratios

The percentage of open positions held for major currency pairs relative to all positions for major currency pairs. The open position ratio is used in forex trading, and includes both long and short positions.

Indikator sentimen ditampilkan dalam bentuk persentase atau data utama yang mewakili jumlah perbandingan antara pihak pembeli dengan penjual pada sebuah pasangan mata uang. Sebagai contoh terdapat 100 orang bertransaksi mata uang EURUSD. Sebanyak 79 orang melakukan aksi jual, sedangkan 21 orang melakukan aksi beli, maka jumlah yang melakukan aksi jual pada simbol EURUSD ditampilkan dengan angka 79% sedangkan aksi beli 21%.

Berikut beberapa contoh tampilan Open Position Ratio pada beberapa broker :

Contoh tampilan Open Position Ratio 1:

Open Position Ration MIFX
Sumber: MIFX

 

Contoh tampilan Open Position Ratio 2:

Open Position Ration Oanda 02
Sumber: OANDA

 

Contoh tampilan Open Position Ratio 3:

Open Position Ratio Dukascopy
Sumber: SWFX

 

Open Position Ratio tidak dapat digunakan sebagai pedoman penghasil sinyal jual serta beli secara tepat, hanya berfungsi sebagai gambaran umum tentang kondisi pelaku pada pasangan mata uang pada broker tertentu. Hasilnya akan berbeda antara sebuah broker yang satu dengan yang lainnya.

Dalam hal ini tidak ada yang dianggap lebih baik. Fungsi lain indikator sentimen adalah untuk melihat potensi pembalikan harga pada level ekstrim. Sebagai contoh perbandingan antara pembeli dengan penjual 90 di banding 10, yang artinya sudah berada pada level ekstrim.

Harga level ekstrim ini bervariasi untuk setiap pasangan mata uang. Level ekstrim menandakan akan terjadi pembalikan harga. Pembalikan ini belum tentu terjadi dalam waktu dekat, membutuhan waktu tertentu.

 

Bagaimana Menggunakan Open Position Ratio?

Perlu diketahui bahwa Open Position Ratio bukan indikator untuk menentukan keputusan buy atau sell, namun untuk melihat kondisi pasar. Analisa teknikal seperti Support Resistance sangat baik membantu untuk menentukan Target Harga / Price Target.

Open position ratio suatu pair mata uang yang berimbang biasanya memiliki prosentase buy dan sell kisaran 35% hingga 65% . Namun, ketika telah terjadi pergerakan yang sangat kuat dalam satu arah, open position ratio bisa menjadi sangat tidak seimbang antara buy dan sell-nya. Dan selama kondisi ekstrim inilah, kita dapat menentukan pembalikan harga suatu pair mata uang.

Sebagai contoh pair mata uang memiliki rasio yang cukup esktrim saat tulisan ini dibuat adalah USDCAD. Rasio sell adalah sebesar 7% dan rasio buy sebesar 93%. Ini adalah kondisi pasar yang cukup ekstrim. Dengan dasar inilah, kontrarian trader dapat bersiap-siap mengambil posisi yang berlawanan dengan pasar.

 

Open Position Ration MIFX 02

 

Yang perlu diperhatikan adalah mengambil posisi yang berlawanan dengan pasar tidaklah mudah untuk menentukan waktu yang tepat. Dibutuhkan indikator lainnya yang dapat membantu dalam menentukan waktu tepat untuk membuka posisi. Jangan sampai terjebak dalam situasi pasar yang masih ekstrim, selain itu hal yang tak kalah penting adalah persiapan antisipasi apabila salah prediksi.

Beberapa broker menyediakan layanan Open Position Ratio yang dapat diakses oleh umum tanpa harus membuka akun terlebih dahulu. Anda dapat melihat Open Position Ratio di broker Oanda secara gratis.

 

Tim Panduan Trading beberapa hari yang lalu sempat menemui Bapak Doni Nugraha. Beliau adalah salah satu trader yang berhasil menjadikan aktivitas trading sebagai penunjang hidup (Full Time Trader). Sebelum menggeluti dunia Trading, Doni Nugraha adalah seorang manajer di sebuah Bank pelat merah dengan posisi yang cukup strategis.

Doni Nugraha memutuskan untuk menggeluti dunia Trading sejak tahun  2010, dan saat ini lebih banyak  bertransaksi di produk Komoditi terutama di Crude Oil (Minyak Mentah) sebagai produk yang paling sering ditransaksikan.

Kami sempat meminta Doni Nugraha untuk mengisi artikel di Panduan Trading untuk berbagi pengalamannya di dunia Trading. Berikut ini tulisannya semoga dapat memberikan wacana bagi Anda yang ingin memulai atau sudah bertransaksi.

Panduan Trading Trading for Living Doni Nugraha 03

 

Trading For A Living- oleh Doni Nugraha

Di era digital seperti sekarang ini, ada banyak pilihan untuk mendapatkan penghasilan atau menghasilkan uang. Mulai dari bekerja sebagai karyawan, membangun bisnis sendiri, menjadi agen asuransi, membangun jaringan MLM, atau berbisnis secara online.

Beberapa pilihan diatas tentu mempunyai potensi keuntungan maupun resiko yang harus siap kita terima. Menjadi seorang karyawan misalnya pasti akan mendapat penghasilan dan kepastian income setiap bulannya. Namun tentu tidak mempunyai waktu luang yang cukup banyak karena terikat aturan perusahaan tempat dia bekerja.

Panduan Trading Trading for Living Doni Nugraha 01

Membangun bisnis sendiri memberikan potensi keuntungan yang lebih besar dan keleluasaan dalam mengatur waktu sendiri. Namun tentu membutuhkan pengalaman dan modal yang tidak sedikit untuk memulai bisnis tertentu. Tentu masih ada potensi resiko kerugian sampai bangkrut nya bisnis yang kita jalankan.

Nah disini saya akan menyampaikan pilihan lain untuk menghasilkan income / penghasilan tambahan yaitu sebagai seorang trader. Bahkan jika kita menekuni secara disiplin dan serius bukan tidak mungkin profesi ini bisa menjadi sumber untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari hari atau sering disebut Trading for A Living.

Bagi saya trading adalah bisnis yang menarik karena memberikan kebebasan waktu, tenaga, dan latar belakang. Profesi ini memberikan kebebasan waktu kita sendiri yang mengaturnya, kebebasan tenaga dan modal yang harus kita alokasikan. Juga semua latar belakang profesi kita bisa menekuni bisnis ini asalkan kita mau belajar dan disiplin untuk menjalani bisnis ini.

Panduan Trading Trading for Living Doni Nugraha 02

Adanya potensi keuntungan yang cukup besar dalam rentang waktu yang relatif singkat dan tenaga yang relatif minim membuat trading menjadi sebuah bisnis yang menarik.

Tentu ada resiko yang menyertai potensi keuntungan dalam menjalankan bisnis trading ini. Disinilah tantangannya, kita harus mempunyai bekal yang cukup untuk mau belajar dan terus mengasah diri agar meminimalisir resiko tersebut.

Apa yang harus kita perhatikan untuk memulai menjadi seorang trader ? Kami menyarankan kita harus belajar minimal tiga hal pokok yaitu PMS (Psikologi Trading, Manajemen Keuangan, dan Strategi Trading).

 

Psikologi Trading (Trading Psychology)

Trading merupakan suatu aktivitas yang menggairahkan. Selain rasa senang karena berhasil meraih keuntungan, seorang trader juga pasti mengalami perasaan kecewa akibat kerugian. Terlepas dari perang emosi yang dialaminya, trader sejati akan bersikap tenang dan tidak terlalu (over) excited saat menerima keuntungan maupun kerugian.

Trading berdasarkan emosi adalah musuh utama dari sebuah kesuksesan. Keserakahan dan ketakutan hanya bersifat menghancurkan sehingga intelektualitas lebih diperlukan ketimbang nyali besar.

 

Manajemen Keuangan (Money Management)

Ada 3 hal penting dalam penerapan Money management. Tujuan pertama adalah supaya trader dapat bertahan dan terhindar dari risiko yang dapat menendangnya keluar dari pasar.

Tujuan kedua adalah menghasilkan return (keuntungan) yang stabil dan tujuan ketiga yakni untuk mendatangkan keuntungan yang besar. Aturan utamanya tertuang dalam ungkapan “do not risk thy whole wad” atau jangan pertaruhkan semua di satu tempat. Trader yang kurang berpengalaman biasanya tidak menggunakan prinsip tersebut dengan cara memasang posisi besar dalam satu transaksi.

Money management yang baik akan menghindarkan trader dari kerugian besar di awal transaksi. Seorang trader harus tahu seberapa besar kerugian yang sanggup diterimanya (risk profile) serta kapan dan di level berapa dia harus melakukan cut loss atau reverse (membalik posisi).

Trader yang cakap akan segera keluar dari pasar atau melakukan reverse (membalik posisi) ketika dia sadar bahwa posisinya salah, kemudian menunggu untuk masuk kembali di saat yang tepat.

Hindari sistem atau metode money management lama yang kerap dipakai untuk berjudi seperti Martingale. Dalam prinsip Martingale, pihak yang kalah akan melipatgandakan jumlah taruhan untuk mengembalikan modalnya. Martingale bisa mengakibatkan kerugian trading besar jika kekalahan terjadi secara beruntun.

Keluar dari transaksi saat sedang merugi adalah pilihan yang sulit, namun keluar dari pasar ketika sedang untung adalah jauh lebih sulit. Seorang trader ketika posisi yang dibukanya searah dengan pergerakan pasar akan memunculkan keraguan untuk keluar posisi “hanya” dengan mengantongi keuntungan yang sudah didapat.

Karena jika ia memutuskan keluar posisi dan pasar masih saja bergerak sesuai perkiraannya, maka akan timbul penyesalan. Biasanya setelah masuk posisi lagi, dia akan menahannya lebih lama dan disinilah pasar kerap berbalik arah dan merugikan.

Kesalahan terburuk seorang trader adalah menghitung profit ketika sedang membuka posisi. Padahal dia seharusnya mengingat kembali tujuan money management yang kedua, yaitu menghasilkan profit secara stabil dan keluar posisi ketika target kentungannya telah dicapai. Keserakahan hanya akan merusak pola pikiran trader.

Apabila sudah sukses dalam suatu transaksi, trader dapat memilih untuk mencairkan keuntungan atau menginvestasikannya kembali. Nah, meskipun hal ini terlihat sepele namun prinsip yang ingin saya tekankan sebenarnya perlu Anda lakukan. Nikmatilah keuntungan yang telah Anda peroleh, tidak perlu tergesa-gesa dalam bertransaksi kembali. Ambil keuntungan untuk Anda gunakan secukupnya dalam memenuhi kebutuhan dan nikmati waktu Anda untuk menikmati hidup.

 

Strategi Trading (Trading Strategy)

Musuh utama seorang trader adalah dirinya sendiri. Sebaik apapun Money Management, kerugian akan tetap menghampiri apabila sistem tradingnya tidak dapat dihandalkan. Mulailah dengan menaklukkan diri Anda sendiri, ciptakan sistem trading yang sesuai dengan karakter dan terapkan Money Management yang disiplin untuk menghasilkan profit. Strategi trading terbaik adalah strategi yang dapat dihandalkan.

 

Dengan mengkombinasikan tiga hal pentng dalam trading yaitu : Psikologi, Manajemen Keuangan dan Strategi Trading, maka seorang trader dapat memiliki kinerja transaksi yang baik pula. Demikian tulisan dan pandangan saya mengenai  Trading for A Living, semoga dapat bermanfaat.