Author

Panduan Trading

Browsing

Industri Perdagangan Berjangka yang ada sudah ada saat ini tampaknya masih harus berbenah diri seiring dengan maraknya keluhan dan pengaduan masyarakat yang berasal dari Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) yang difasilitasi oleh Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) serta diawasi oleh Bappebti.

sistem perdagangan alternatif icdx jfx

Masih banyak masyarakat umum dan nasabah yang belum mengerti benar tentang perdagangan kontrak derivatif melalui Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) dan menganggap eksistensi SPA tidak membawa manfaat terhadap ekonomi.

Pada artikel ini saya ingin mencoba memberikan catatan dan pandangan saya mengenai Sistem Perdagangan Alternatif.

 

Sistem Perdagangan Multilateral dan Bilateral

Dari pengamatan saya, masih banyak masyarakat dan bahkan nasabah yang telah melakukan aktivitas perdagangan kontrak derivatif belum banyak mengetahui informasi tentang mekanisme perdagangan dan struktur pasar.

Di dalam perdagangan derivatif dikenal dengan istilah Sistem Perdagangan Multilateral dan Bilateral, keduanya diatur/diselenggarakan oleh Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) serta Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) serta diawasi oleh Bappebti .

Sistem Bilateral disini merujuk pada Sistem Perdagangan Alternatif (SPA).

Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) adalah sistem perdagangan yang berkaitan dengan jual beli Kontrak Derivatif selain Kontrak Berjangka dan Kontrak Derivatif Syariah, yang dilakukan di luar Bursa Berjangka, secara bilateral dengan penarikan Margin yang didaftarkan ke Lembaga Kliring Berjangka. (icdx.co.id)

Mekanisme Perdagangan Bursa dan SPA
ICDX (Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia), JFX (Bursa Berjangka Jakarta)

 

Perbedaan mendasar mengenai kedua sistem perdagangan ini adalah, pada Sistem Perdagangan Multilateral transaksi dilakukan dengan sistem bursa (on-exchange) dimana terdapat banyak pembeli dan penjual sama seperti di Bursa Saham.

Sedangkan pada Sistem Perdagangan Bilateral transaksi dilakukan di luar bursa dan nasabah berhadapan dengan pedagang/dealer (lawan tetap).

Perbedaan kedua sistem ini dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

perbedaan sistem multilateral dan bilateral

Keterangan tambahan:

*Order Driven: Sistem penetapan harga berdasarkan permintaan dan penawaran di bursa oleh penjual dan pembeli (centralized system).

*Quote Driven: Sistem penawaran harga oleh pedagang berdasarkan harga referensi.

 

mekanisme sistem perdagangan alternatif
JFX (Jakarta Futures Exchange) atau BBJ (Bursa Berjangka Jakarta)

 

Sistem Perdagangan Alternatif dikenal dengan istilah Over The Counter Market (OTC Market), namun dengan beberapa perbedaan.

Di Amerika Serikat sebagai contoh, OTC Market memegang peranan yang penting untuk memenuhi kebutuhan institusi dan masyarakat akan sarana nilai lindung ataupun untuk spekulasi.

OTCQX, OTCQB and OTC Pink marketplaces merupakan sistem perdagangan OTC Market yang beroperasi di Amerika Serikat dan diawasi oleh Financial Industry Regulatory Authority (FINRA).

Perbedaan SPA dan OTC dapat dilihat pada tabel berikut:

Perbedaan Sistem Perdagangan Alternatif Luar Negeri dan Indonesia

 

Sejarah Sistem Perdagangan Alternatif

Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) diakomodasikan karena didesak oleh dua alasan.

Alasan pertama, SPA merupakan upaya memperbaiki kualitas perlindungan masyarakat dari praktek perdagangan kontrak derivatif di luar bursa yang tidak bertanggung jawab dan telah merugikan banyak nasabahnya.

Praktek ini telah berlangsung lama sebelum UU 32 Tahun 1997 tentang perdagangan berjangka komoditi (PBK) lahir.

Aktivitas usaha dari pialang yang tidak terdaftar di bursa berjangka tersebut belum bisa secara langsung ditransformasikan ke dalam standar yang dikehendaki oleh UU 32 karena subjek komoditinya belum ditetapkan dalam Keputusan Presiden dan transaksinya lebih mudah dilakukan dengan pola bilateral di luar bursa, sementara UU 32 belum mengatur mekanisme perdagangan di luar bursa.

Perdagangan produk kontrak derivatif yang ditransaksikan secara OTC (di luar bursa) dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang tidak terdaftar pada BBJ dan tidak diawasi oleh Bappebti.

Belum ada payung hukum yang jelas dan perlindungan bagi nasabah masih sangat minim.

Alasan kedua, citra industri perdagangan derivatif terkait langsung dengan malpraktek para pialang yang tidak teregulasi tersebut.

Tanpa upaya mengakomodasikan kegiatan tersebut ke dalam praktek yang lebih beradab dan well-regulated, citra tentang perdagangan derivatif nyaris mustahil diperbaiki.

Ketiga, menyelamatkan industri perdagangan berjangka yang baru lahir yang kelahirannya pun atas dorongan inisiatif pemerintah  dari kebangkrutan.

Pada tahap-tahap awal beroperasinya, transaksi multilateral atas kontrak komoditi primer masih belum layak sebagai sebuah industri.

Sementara pemerintah sama sekali tidak menyediakan anggaran untuk menunjang operasional pelayanan publik.

Sekedar perbandingan, Bursa Efek Indonesia (BEI), selama 15 tahun pertama operasinya, 100% dibiayai oleh APBN sampai industri pasar modal menjadi layak dan feasible secara ekonomis.

ketahui sistem perdagangan alternatif

 

Kontroversi Sistem Perdagangan Alternatif

Ada miskonsepsi yang fatal di tengah masyarakat yang menyamakan kegiatan SPA dengan “ponzi scheme” seperti pada kasus Ibist, Smartway Forex, Wahana Globalindo, Sarana Perdana Indoglobal dan sederet panjang kasus serupa.

Kasus-kasus di atas jelas merupakan penipuan yang sejak awal dirancang rapi. Jumlah masyarakat yang dikorbankan sangat banyak, melibatkan jumlah uang yang luar biasa besar.

Ponzi Scheme model ini tidak ada urusannya dengan SPA.

Pelakunya bukan pialang yang berizin, operasinya tidak berada di bawah pengawasan otoritas (Bappebti), tidak meregistrasikan transaksinya ke bursa, dan tidak tunduk pada peraturan perundangan di bidang perdagangan derivatif.

Citra buruk industri perdagangan derivatif tidak bisa dilepaskan dari praktek para pialang tidak bertanggung jawab yang telah berlangsung ber tahun-tahun.

Perbaikan perlindungan masyarakat dan perbaikan citra industri mau tidak mau mengharuskan pemerintah menertibkan praktek mereka.

Pihak-pihak yang menyatakan bahwa SPA tidak memberi manfaat ekonomis, harus terlebih dahulu menyimak fakta berikut:

Perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat pemilik dana, pajak yang selama ini digelapkan oleh para pialang nakal kini bisa diperoleh dan diaudit secara transparan.

Dana marjin yang selama ini pergi ke luar negeri kini bisa mengendap di sistem perbankan nasional, peluang bagi para pengusaha untuk melakukan lindung nilai fluktuasi kurs antar hard currencies.

Dalam perkembangan industri perdagangan derivatif hingga saat ini, SPA masih merupakan satu-satunya segmen yang lukratif secara ekonomis.

Penghasilan BBJ tergantung sepenuhnya dari aktivitas SPA. Para pialang berizin menghidupi dirinya dari transaksi SPA.

 

Kelemahan Sistem Perdagangan Alternatif

Saat ini, perdagangan SPA diatur dalam amandemen UU No.10/2011 Bab IIIA.  Payung hukum SPA menjadi sangat jelas di Indonesia. Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang mengatur perdagangan “OTC” dalam undang-undang.

Penawaran perdagangan OTC oleh perusahaan yang tidak terdaftar sebagai anggota Bursa adalah illegal.

Harus diakui seiring dengan perjalanan SPA masih menunjukkan kelemahan, walau tak bisa dipungkiri memberikan perlindungan yang jauh lebih baik ketimbang praktek-praktek pialang tidak bertanggung jawab yang (sebelumnya) no man’s land.

Banyaknya keluhan dan pengaduan masyarakat pada satu sisi memperlihatkan betapa masih rapuhnya mekanisme dan pengaturan SPA, tapi pada sisi lain ia juga merupakan indikator proses pembelajaran yang dialami dan sedang berlangsung di industri ini.

 

Berikut beberapa kelemahan SPA:

Metode pemasaran yang sangat tidak beretika.

Mayoritas keluhan masyarakat bersumber dari fakta bahwa tenaga pemasaran yang digunakan oleh perusahaan pialang adalah para oportunis yang tidak memahami esensi perdagangan berjangka dan kosong pengetahuan tentang etika bisnis.

Akibatnya banyak sekali nasabah yang terbujuk bertransaksi, padahal mereka tidak tahu, belum siap dan bahkan secara finansial belum layak untuk ikut bertransaksi.

 

Broker melakukan praktek bucketing.

Praktek Bucketing dilakukan dengan mengurangi atau mengecilkan porsi transaksi nasabah yang seharusnya dengan tujuan menguntungkan broker sendiri. Ilustrasi praktek bucketing: Nasabah memasukkan sejumlah dana Rp 500 juta sementara hanya Rp 100 juta yang dicatat di kliring, itu sisanya ditampung pialang.

Transaksi ini tidak dalam skema yang benar. Dan broker yang ketahuan melakukan praktek Bucketing bisa dibekukan kegiatan operasinya.

Biasanya perusahaan pialang yang nakal memberikan nomor rekening segregated account yang tidak terdaftar di Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Clearing House (ICH).

Untuk melihat nomer segregated account yang terdaftar di KBI dapat dilihat di halaman website PT Kliring Berjangka Indonesia (www.ptkbi.com)

 

Sistem transaksi yang fragmented dan tidak transparan.

Karena BBJ dan KBI belum mampu menyediakan platform sistem perdagangan yang memenuhi syarat, para penyelenggara SPA mengembangkan sendiri teknologi transaksinya masing-masing.

Broker yang “Nakal” bisa memanfaatkan kelemahan ini dengan tidak memberikan akses kepada nasabah terhadap posisi terbuka dan posisi dananya dan transaksi sering tidak dilaporkan kepada nasabah.

 

Kesimpulan

Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) sebenarnya memberikan peluang yang lebih besar dengan banyaknya produk yang ditawarkan (forex, komoditas, indeks, cfd saham).

Selain itu banyak keuntungan yang tidak bisa didapat di Perdagangan Bursa Berjangka (Futures) atau Bursa Efek seperti:

  • Fleksibilitas
  • Transaksi mudah (market order langsung done)
  • Peluang dua arah (two way opportunity)
  • Akses ke produk global,
  • Volume tinggi (likuid)
  • Pergerakan harga yang cepat
  • Market 24 jam
  • High risk – high return dan
  • Adanya fasilitas leverage hingga 1:100.

Meskipun  citra perdagangan kontrak derivatif terutama di SPA banyak tercoreng akibat kasus-kasus malpraktek dan broker curang yang dengan sengaja mengeruk dana nasabah, sebenarnya peluang meraih keuntungan di perdagangan forex dan komoditi masih terbuka.

Perkembangan Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) kini pun sudah semakin baik dengan perbaikan pada sistem pengawasan real time atau Central Surveillance System (CSS).

Calon nasabah yang ingin berpartisipasi harus paham betul dan selektif dalam memilih broker.

Pilih broker yang fair, memiliki reputasi bagus dan bonafit. Nasabah ataupun calon nasabah yang ingin bertransaksi mulai melakukan hal-hal krusial seperti memeriksa kembali dan mulai mempelajari aturan SPA.

Pelajari kembali perjanjian dan hak-hak nasabah. Segala keputusan transaksi berada pada kendali anda sendiri. Pilih perusahaan pialang yang selalu memberikan edukasi kepada nasabahnya. Periksa kembali legalitas broker anda.

Pilihlah Pialang  yang selalu membayar profit nasabah. Pilih broker yang menawarkan harga terbaik, biaya transaksi (komisi dan spread) yang kompetitif.

Dan yang terakhir adalah, kekuasaan dana berada di tangan anda. Pastikan selalu mendapatkan akses dana anda sendiri dan kemudahan melakukan withdrawal (penarikan) dana.

 

Referensi Tambahan: ICDX – Sistem Perdagangan Alternatif, Jakarta Futures Exchange – Peluang Dalam Sistem Perdagangan Alternatif

 

Penjelasan / Arti Stop Loss

Stop loss order adalah salah satu fitur atau fasilitas yang ada pada platform Metatrader yang sering kali dimanfaatkan oleh trader. Secara umum, stop loss adalah nilai batasan harga terendah yg ditentukan untuk membatasi kerugian. Saat pergerakan harga menyentuh nilai yang telah ditentukan ini, maka sistem secara otomatis akan menutup order atau posisi tersebut.

 

stop loss order di platform mt4

 

Dengan memasang stop loss ini berarti trader telah siap dengan kerugian. Bagi kebanyakan trader keputusan menaruh stop loss ini adalah pilihan yang tidak nyaman. Mengapa, karena itu berarti mereka telah menerima kerugian yang terjadi. Namun dengan memasang stop loss order dapat membatasi kerugian yang lebih dalam. Meskipun fitur ini dapat membantu trader, namun tidak semua trader menggunakan stop loss. Hal ini tergantung dari strategi dan pengetahuan yang digunakan oleh masing-masing trader.

 

Bagaimana Broker Menggunakan Stop Loss Hunting?

Dalam artikel ini saya tidak ingin membahas secara detail tentang teknik penentuan stop loss, yang ingin saya sampaikan adalah bagaimana broker nakal (tidak semua broker) melakukan kecurangan dengan sebuah cara yang dengan sengaja broker akan menyentuh stop loss yang telah dipasang oleh nasabah/trader.

Hal ini dimungkinkan dengan menggunakan apa yang dinamakan dengan Stop Loss Hunting.  Teknik Stop Loss Hunting adalah sebuah cara curang dan digunakan oleh broker nakal yang dengan sengaja akan membuat stop loss order yang telah dipasang oleh trader akan tersentuh dengan sengaja. Hal ini dimungkinkan dengan menggunakan sebuah program atau menggunakan orang-orang yang bertugas untuk mengawasi posisi stop loss yang telah diambil nasabah.

Bagaimana mengetahui apakah broker melakukan kecurangan? Untuk mengetahuinya saya ingin memberikan contoh berdasarkan pengalaman pribadi saya. Cara yang paling sederhana adalah dengan membandingkan 3 chart di platform trading broker yang berbeda.

 

Stop Loss Hunting Broker Curang 3
Tampilan di Platform Trading Broker A

 

Stop Loss Hunting Broker Curang 2 fx
Tampilan di Platform Trading Broker B

 

Stop Loss Hunting Broker Curang
Tampilan di Platform Trading Broker C

 

Dari tampilan chart platform trading di tiga broker diatas sekilas tidak memiliki perbedaan, namun jika diperhatikan lebih seksama tampilan di chart ke tiga atau di Broker C tampak berbeda dari tampilan di Broker A dan B. Perbedaannya terletak pada garis-garis tipis yang mengarah keatas.

 

Stop Loss Hunting Broker Curang 4

 

Nah disinilah Stop Loss Hunting bekerja, garis-garis yang mengarah keatas tersebut sebenarnya adalah Stop Loss Hunting, yang dengan SENGAJA menyentuh stop loss order dari para nasabah/trader yang telah dipasang. Hal ini saya jumpai di platform trading broker yang tidak teregulasi.

 

Tips untuk Menghindari Stop Loss Hunting

Stop Loss Hunting bisa menjadi hal yang sangat merugikan, terutama bagi trader yang sering menggunakan stop loss dalam menerapkan strategi trading-nya. Saya menemui kecurangan dengan Stop Loss Hunting ini pada broker yang tidak teregulasi. Pada kasus ini, saya tidak menyarankan bagaimana teknik atau strategi trading untuk menghindari Stop Loss Hunting. Ketika broker anda terbukti curang sebaiknya anda tidak melakukan aktivitas trading menggunakan broker yang telah terbukti curang. Saya lebih menyarankan untuk menggunakan broker yang jelas teregulasi dan diawasi oleh sebuah lembaga pengawas perdagangan berjangka.

Cara untuk mengetahui apakah broker anda teregulasi atau tidak adalah dengan memeriksa apakah broker anda teregulasi oleh lembaga pengawas perdagangan berjangka. Untuk di Indonesia, daftar perusahaan pialang/broker yang teregulasi dan diawasai oleh lembaga pengawas (Bappebti) dapat dilihat di website resmi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka (Bappebti) atau di Jakarta Futures Exchange di bagian Daftar Pialang.

Jika anda lebih nyaman dengan menggunakan broker luar pun tidak masalah, namun anda harus memastikan legalitas dari perusahaan pialang dimana pialang tersebut menjalankan aktivitas usahanya. Sebagai contoh, di Inggris dikenal dengan lembaga pengawas Financial Conduct Authority (FCA) dulu bernama Financial Service Authority (FSA) di Amerika Serikat dikenal dengan Commodity Futures Trading Commision (CFTC) dan lain sebagainya.

Kesimpulan

Stop Loss Hunting adalah salah satu cara broker untuk mengalahkan trader, tentunya hal ini sangat merugikan. Di luar Stop Loss Hunting, masih ada beberapa teknik curang yang dilakukan oleh broker.

Hal yang tidak kalah penting, anda juga harus memahami mekanisme perdagangan berjangka, jenis-jenis broker dan kasus-kasus malpraktek yang marak terjadi di industri perdagangan berjangka terutama di Indonesia. Dalam artikel berikutnya saya akan menjelaskan lebih detail.

 

Rilis laporan Nonfarm Payroll (disingkat NFP) merupakan salah satu berita yang sering kali ditunggu oleh para trader dan investor. Event ini sering kali memiliki dampak yang cukup signifikan (high impact news) terhadap pergerakan dan perubahan harga valuta asing (forex), komoditi, dan saham. Bertrading pada saat menjelang atau setelah rilis NFP bisa menjadi keuntungan bagi trader yang bisa memanfaatkan momentum ini. Namun, sering kali rilis berita ini bisa membawa kerugian bagi trader (terutama trader pemula) yang belum terlalu memahami implikasi dari rilis laporan Nonfarm Payroll.

 

Pengertian Nonfarm payroll

Mengutip dari Investopedia, Nonfarm Payroll adalah “A statistic researched, recorded and reported by the U.S. Bureau of Labor Statistics intended to represent the total number of paid U.S. workers of any business, excluding the following employees: – general government employees. – private household employees.”

Atau jika dalam bahasa Indonesia pengertiannya kurang lebih seperti berikut:

Nonfarm Payroll adalah sebuah data yang melaporkan jumlah upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja AS, di luar pegawai pemerintah, pegawai dalam setiap rumah tangga, pegawai yang bekerja pada organisasi LSM atau non profit atau nirlaba dan buruh tani.

Laporan yang dirilis tiap awal bulan ini berupa perbandingan antara upah mingguan yang dibayarkan kepada komponen Nonfarm Payroll dengan total upah yang dibayarkan kepada semua Pekerja. NFP mencerminkan kondisi sektor komersil dan industri. Semakin tinggi nilainya berati semakin tinggi tingkat pertumbuhan ekonomi negara Amerika Serikat.

Nonfarm Payroll dibuat oleh Lembaga Biro Pusat Statistik AS yang bernama US Bureau of Labor Statistics. Biasanya dirilis setiap bulan pada hari Jumat, minggu pertama (awal bulan) pukul 19.30 atau 20.30 WIB. Untuk rilis data NFP AS bulan Oktober pada tahun 2013 sempat tertunda selama dua minggu akibat tutupnya pemerintahan Amerika Serikat (Government Shutdown) dari awal bulan hingga tanggal 16 Oktober.

 

Cara Mengetahui Jadwal Rilis Nonfarm Payroll

Salah satu situs yang menyediakan Kalendar Ekonomi (jadwal rilis pengumuman data statistik ekonomi, jadwal pertemuan Bank Sentral, pengumuman kebijakan Bank Sentral, dsb) adalah forexfactory calendar.

trading pada nonfarm payroll 01
contoh tamplian jadwal rilis Nonfarm Payroll di forexfactory

 

Mengapa Nonfarm Payroll penting untuk dicermati?

Nonfarm Payroll adalah sebuah tolak ukur yang penting akan sehat tidaknya perekonomian di Amerika Serikat. Laporan tersebut biasanya membantu pemerintah dan kongres Amerika Serikat untuk membuat kebijakan dan memprediksikan level-level aktivitas ekonomi di masa mendatang.

Selain itu, data upah buruh dipublikasikan ke berbagai sektor industri dan detail dari data ini dijadikan sebagai salah satu indikator bagi Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) untuk mengevaluasi pasar tenaga kerja dan kondisi bisnis di berbagai sektor industri.

The Fed akan selalu memberikan perhatian khusus atas rilisnya laporan NFP ini dengan membahasnya dalam pertemuan Federal Open Market Comittee (FOMC). Dengan demikian, hasil dari pertemuan FOMC (FOMC Minutes) pun juga akan menjadi fundamental yang dinanti-nanti oleh pelaku pasar.

 

Trading Pada Saat Menjelang atau Setelah Rilis NFP?

Hal yang perlu diperhatikan ketika anda ingin mengambil posis saat rilis data ini adalah, biasanya pasar akan bereaksi setelah rilis data NFP dan implikasinya harga akan bergerak naik dan turun cukup signifikan.

 

trading pada nonfarm payroll 02
Pergerakan Harga Emas (XAUUSD) dengan Timeframe Chart di 15 menit Setelah Rilis Laporan NFP

 

trading pada nonfarm payroll 03
Pergerakan Mata Uang EURO terhadap USD (EURUSD) dengan Timeframe Chart di 15 menit Setelah Rilis Laporan NFP

 

trading pada nonfarm payroll 04
Pergerakan Index US Dollar (DXY) dengan Timeframe Chart di 15 menit Setelah Rilis Laporan NFP

 

Dapat dilihat pada chart diatas, setelah rilis laporan Nonfarm Payroll pasar mulai bereaksi dengan peningkatan volume dan pergerakan harga yang cukup signifikan. Contoh ini adalah contoh ketika laporan NFP dirilis, angka statistik aktual melebihi ekspektasi atau harapan pasar. Ketika hasil aktual dirilis positif biasanya akan diikuti dengan penguatan US Dollar (Strong Dollar).

Hal penting yang harus diperhatikan adalah arah yang salah atau sering disebut False Move. Pergerakan ini bisa menjadi jebakan terutama bagi trader pemula. Hal ini penting untuk diperhatikan bagi trader sebelum memutuskan untuk mengambil keputusan.

Sebagai gambaran bagaimana kecenderungan perilaku pasar setelah rilis laporan Nonfarm Payroll bisa dilihat pada chart berikut ini:

 

false move trading pada nfp
False Breakout atau False Move pada Emas (XAUUSD) setelah rilis Laporan NFP, pada Awalnya Harga Bergerak Naik, Kemudian Turun Secara Signifikan. (Timeframe 15 menit)

 

false move trading pada nfp 02
False Breakout atau False Move pada Euro Terhadap US Dollar (EURUSD) setelah rilis Laporan NFP, pada Awalnya Harga Bergerak Naik, Kemudian Turun Secara Signifikan. (Timeframe 15 menit)

 

Jika ingin mengambil posisi setelah rilis laporan NFP sebaiknya menunggu beberapa saat (sekitar1 jam – 2 jam) dengan memperhatikan pembentukan candle berikutnya.

 

Contoh pada Emas (XAUUSD)

trading pada nonfarm payroll 06
Chart Emas (XAUUSD) 1 Jam Setelah Rilis Laporan NFP

 

Dari chart diatas (XAUUSD) Emas kembali menguat mengarah keatas dan mulai menutup Gap sebelumnya.

 

trading pada nonfarm payroll 08
Chart Emas (XAUUSD) 2 Jam Setelah Rilis Laporan NFP

 

Dari chart diatas dapat dilihat bahwa emas kembali menunjukkan performa menguat, bahkan menembus harga high sebelumnya (new high).

 

Nah bagaimana dengan Euro terhadap USD (EURUSD) ?

trading pada nonfarm payroll 07
Chart Euro Terhadap US Dollar (EURUSD) 2 Jam Setelah Rilis Laporan NFP

 

Setelah beberapa jam rilis data NFP Euro tampaknya tidak berhasil menembus keatas dan menutup Gap. Tidak seperti emas yang berhasil menebus harga high sebelumnya (New High), EURUSD tetap berada di bawah level Pivot.

 

Kesimpulan

Setiap trader memiliki strategi yang berbeda-beda saat rilis laporan NFP, bagi anda yang belum terbiasa dengan kondisi seperti yang telah dicontohkan diatas, bisa melakukan backtesting strategi sebelum memutuskan apakah akan memanfaatkan situasi pasar setelah rilis laporan NFP. Beberapa trader memutuskan untuk tidak masuk ke pasar dalam situasi seperti ini karena berbagai alasan.

Saya pribadi selalu berpatokan kepada trend mayor (major trend) dengan melihat chart menggunakan timeframe yang lebih besar atau “the big picture” (timeframe daily atau weekly) untuk menghindari bias. Seperti contoh emas yang telah ditunjukan diatas, penurunan emas hanya bersifat reaktif sementara (minor trend), sementara major trend emas masih menunjukkan trend bullish. Timeframe yang lebih pendek biasa saya gunakan untuk entry posisi.

 

trading pada nonfarm payroll 09
Bullish Trend pada Emas dengan Melihat Timeframe Daily

 

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah konsultasikan dengan broker anda ketika ingin trade dengan memanfaatkan high news impact mengingat adanya batasan strategi trading pada beberapa broker. Saya pribadi menggunakan platform Monex Trader belum pernah menemukan kendala dengan strategi trading yang saya gunakan.

Untuk konsultasi atau pertanyaan seputar trading dapat menghubungi di alamat email atau nomor ponsel dibawah ini.

 

 

Autochartist adalah sebuah tools atau alat yang dirancang untuk membantu trader dengan memberikan peluang-peluang trading dalam sebuah periode waktu.  Salah satu unsur penting yang menentukan keberhasilan dalam trading adalah probabilitas. Persentase peluang yang dipakai oleh trader sebagai parameter bisa berbeda-beda, tergantung pada strategi yang digunakannya.

Seberapa besar peluang atau akurasi suatu sinyal trading yang ideal untuk seorang trader atau nasabah produk berjangka? Jawabannya sangat bervariasi. Ada trader yang menetapkan rasio peluangnya harus di atas 60%, tidak sedikit yang mematok batas minimal 70% dan banyak juga yang menginginkan persentase peluang lebih tinggi. Namun pada dasarnya sebagian besar trader pasti menginginkan tingkat akurasi setinggi mungkin dalam trading.

 

autochartist forex trading monex

 

Untuk mendapatkan informasi besaran peluang yang tersedia di pasar, trader kini bisa memanfaatkan Autochartist. Fitur trading ini mampu memberikan sinyal otomatis untuk mengeksekusi posisi serta menyediakan tingkat peluang berdasarkan pola harga dan produk yang ditransaksikan. Statistiknya diambil berdasarkan data historis selama 6 bulan.

 

Tingkat Akurasi Autochartist Berdasarkan Pola Harga (Pattern)

Autochartist memiliki statistik tingkat akurasi suatu pola harga yang cukup tinggi, baik untuk pola yang sedang terbentuk maupun pola yang sudah final. Salah satu contohnya adalah pola harga (pattern) double top. Jumlah total pola yang terbentuk selama 6 bulan terakhir adalah 177 kali, dan 151 kali di antaranya berhasil mencapai target perkiraaan harga. Jadi, tingkat akurasi yang dimiliki adalah 85%.

Tabel berikut ini menunjukkan pola harga yang mempunyai tingkat akurasi mulai dari 50% hingga 100%. Warna hijau menunjukkan tingkat akurasi minimal 70%. Warna merah memperlihatkan tingkat akurasi di bawah 60%. Tabel ini dapat memberikan gambaran pola harga yang menghasilkan tingkat akurasi tinggi dan pola yang paling sering terjadi.

 

tabel autochartist monex

Tingkat Akurasi Autochartist Berdasarkan Produk

Sistem Autochartist menyediakan statististik produk-produk dengan akurasi pola pembentukan harga tertinggi. Contohnya adalah pasangan mata uang EUR/USD.m, yang membentuk pola sejumlah 542 dan memenuhi target harga sejumlah 410. Tingkat akurasinya adalah 76%. Kotak warna hijau adalah tingkat akurasi minimal 70% dan selebihnya di bawah 70%.

Tingkat Akurasi Autochartist Pola dan Produk

Penggabungan tingkat akurasi pola dan produk akan membuat trading lebih efektif. Caranya adalah dengan lebih dahulu melihat statistik dari suatu pola yang terbentuk di chart, kemudian melihat statistik produk. Bagaimana melihat peluangnya? Contoh kasus: pola channel up terjadi pada mata uang EUR/ USD.m. Pertama, trader perlu melihat statistik pola channel up (sebesar 73%), kemudian melihat statistik EUR/USD.m (sebesar 76%). Tingkat akurasi pola dan produk sama-sama di atas 70% sehingga dianggap cukup membuat trader lebih confidence saat mengeksekusi posisi.

 

 

Relative Strength Index (RSI) pertama kali diperkenalkan oleh J. Welles Wilder Jr. Pada tahun 1978 dalam bukunya yang berjudul ‘New Concepts in Technical Trading Systems’. Indikator ini merupakan Momentum Oscillator yang mengukur kecepatan dan perubahan harga produk keuangan. RSI bergerak antara kisaran 0 hingga 100 dan berdasarkan teori Wilder, periode standarnya adalah 14.

Indikator RSI biasa dipakai untuk strategi trading Overbought/Oversold dan strategi trading Failure Swing. Berikut penjelasan strateginya:

 

Strategi Overbought dan Oversold

Secara praktis, RSI disebut overbought (jenuh beli) apabila indikator berada di atas level 70, dan oversold (jenuh jual) jika berada di bawah level 30.

Entry jual dilakukan:

  • Ketika sinyal RSI naik ke atas level overbought dan baru dieksekusi saat sinyal RSI yang naik tersebut berbalik turun.
  • Take profit dilakukan ketika sinyal RSI berbalik naik setelah berada di bawah level overbought.
  • Stop loss dilakukan ketika sinyal RSI masih di level overbought dan berbalik naik membentuk level tinggi baru.

strategi trading wilder rsi entry jual overbought

Entry beli dilakukan:

  • Ketika sinyal RSI turun ke bawah level oversold dan baru dieksekusi saat sinyal RSI yang turun tersebut berbalik naik.
  • Take profit dilakukan ketika sinyal RSI berbalik turun setelah berada di atas level oversold.
  • Stop loss dilakukan ketika sinyal RSI di bawah level oversold dan berbalik turun membentuk level rendah baru.

strategi trading wilder rsi entry beli oversold

 

Strategi Failure Swing (Gagal Ayun)

Menurut Wilder, gagal ayun juga merupakan indikasi kuat sinyal reversal (balik arah) yang tertunda. Sinyal gagal ayun ini sepenuhnya terfokus pada sinyal RSI serta mengabaikan pergerakan harga dan semua sinyal-sinyal dari divergence.

Ada dua strategi Failure Swing (Gagal Ayun) :

– Bullish Failure Swing

– Bearish Failure Swing

Bullish Failure Swing terbentuk ketika RSI bergerak ke bawah level oversold, berbalik ke atas oversold kemudian kembali turun tetapi bertahan di atas level oversold dan kembali naik menembus level tertinggi sebelumnya. Penembusan ini menjadi indikasi sinyal beli. Level stop loss dipersiapkan saat RSI kembali turun ke bawah level tertinggi yang ditembus tersebut.

strategi trading wilder rsi entry beli bullish failure swing

Hal sebaliknya juga berlaku pada Bearish Failure Swing, yang terbentuk ketika RSI bergerak naik ke atas overbought, terkoreksi ke bawah overbought kemudian kembali naik tetapi bertahan di bawah level overbought, lalu kembali turun menembus level terendah sebelumnya. Sinyal jual terbentuk ketika RSI kembali turun ke bawah terendah sebelumnya, dengan level stop loss dipersiapkan saat RSI kembali naik menembus ke atas level terendah tersebut.

strategi trading wilder rsi entry jual bearish failure swing

 

Penutup

Indikator RSI Wilder dapat digunakan untuk periode grafik apapun, tetapi sangat tidak disarankan untuk timeframe di bawah 15 menit (M15) karena sinyal yang terbentuk relatif terlalu sempit. Penggunaannya paling banyak diterapkan pada periode 4 jam (H4). Pemahaman dan penguasaan indikator ini akan sangat membantu pemanfaatan peluang trading anda.