Tag

autochartist

Browsing

Autochartist Web Application adalah aplikasi market scanning yang akan memberikan trading signal secara otomatis setiap harinya.

Untuk dapat menggunakan Autochartist Web Application, kita tidak perlu menginstal aplikasi apapun, cukup login di situs Autochartist sesuai username dan password di MT4.

Aplikasi ini berjalan di atas web browser seperti Google Chrome, Safari, Mozilla Firefox dan Microsoft Internet Explorer.

Pada artikel sebelumnya telah dibahas instalasi dan penggunaan Trading Tool Autochartist versi Expert Advisor Plugin yang diinstal dan akan muncul pada terminal Meta Trader 4.

Artikel lengkapnya dapat dibaca disini:

Panduan Trading Menggunakan Autochartist Expert Advisor

 

Nah pada artikel kali ini kami akan membahas panduan dan strategi trading dengan tools Market Scanning Autochartist versi Web Application.

Dimana prediksi dari analisa pergerakan harga instrumen keuangan akan di tampilkan di web browser.

 

panduan trading penggunaan autochartist web application

Autochartist Web Application ini akan memberikan banyak sekali sinyal otomatis BUY atau SELL, tanpa repot-repot menggunakan analisa berdasarkan indikator konvensional.

Dimana keputusan BUY atau SELL, sangat tergantung dari subyektifitas pemahaman anda dalam menafsirkan hasil pembacaan dari sederetan indikator trading.

 

1. Cara Mengakses Autochartist Web Application

Sebelum dapat mengakses Autochartist Web Application anda harus memiliki akun di salah satu broker yang mendukung  Autochartist.

Contoh berikut adalah cara mengakses Autochartist Web Apllication pada broker yang kami gunakan yaitu Monex Investindo Futures (MIFX).

Untuk broker lainnya cara mengakses Autochartist Web Application terdapat beberapa perbedaan.

 

 

Pilih Kolom Autochartist pada menu sebelah kiri > pilih Login Autochartist Website untuk mengakses Autochartist Web Application.

autochartist client area

 

Setelah itu tunggu kira-kira 1-2 menit, akan muncul tampilan progress bar di halaman web browser.

tampilan autochartist 01

Muncul kotak dialog pemilihan Language, pilih misalnya English, klik button Next untuk melanjutkan.

tampilan autochartist 02

 

Muncul kotak dialog pemilihan Choose your timezone, pilih misalnya Asia/Jakarta, klik button Next untuk melanjutkan.

tampilan autochartist 03

 

Muncul kotak dialog Receive Email Notification, isikan alamat email anda pada baris  Email Address , klik button Finish untuk melanjutkan

tampilan autochartist 04 copy

 

2. Penjelasan Halaman Antar Muka Autochartist Web

Kita tidak akan membahas satu per satu fitur yang ada pada Autochartist Web Application.

Pada artikel ini, pembahasan akan difokuskan pada Trading Opportunities dan bagaimana cara menggunakan trading signal Autochartist Web Application.

Pada menu Trading Opportunities akan muncul tampilan dari Autochartist yang berisi analisa berbagai macam Forecasting Symbol yang dapat dipilih dari Results Pane.

Dengan menggunakan tool Autochartist ini, anda tidak perlu melakukan analisis secara manual untuk memprediksi arah pergerakan harga.

Autochartist Web Application memberikan prediksi (forecast) pergerakan harga berbagai instrumen keuangan secara otomatis.

tampilan halaman awal autochartist edit 02

 

Menu Trading Opportunities (no 1) terdiri dari:

  • Kolom Searches (no 2)
  • Kolom Pattern Display  (no 3)
  • Price Movement (no 4)
  • Kolom Filter Trading Opportunities (no 5)
  • Kolom Results dari Active Trading Opportunities (no 6) dan Expired Trading Opportunities (no 7) berisi beberapa kolom judul.
Penjelasan dan Fungsi:

Untuk penjelasan dan fungsi dimulai pada kolom Result filter, Active Trading Opportunities dan Expired (kadaluarsa) Trading Opportunities.

tampilan halaman awal autochartist edit 03

Tabulasi Result Filter (no 5), berfungsi untuk memfilter tipe kondisi yaitu

  1. Completed (Selesai) dan Breakouts (Harga Menembus Level Tertentu)
  2. Emerging (Pembentukan) dan Approaches (Mendekati).

Tabulasi Active Trading Opportunities (no 6) berfungsi menampilkan berbagai macam trading signal yang sedang berkembang (Emerging) atau sudah terbentuk (Completed) ke arah BUY atau SELL.

Makin baru symbol yang muncul akan di beri tanda seru (!).

Tabulasi Expired Trading Opportunities (no 7) yaitu trading signal yang  yang sudah tidak bisa digunakan lagi, karena sudah melewati batas waktu forecasting yang telah ditetapkan, atau level forecasting sudah tercapai.

Selanjutnya…

tampilan halaman awal autochartist edit 04

Tabulasi Pattern Display (no 3) dan Price Movement (no 4) menampilkan trading signal dari Symbol yang di pilih di Tabulasi Results (no 6 dan no 7).

Pada contoh ini adalah pair Foreign Exchange GBPUSD dengan Time Frame 1440 menit atau 1 hari. Yang paling inti dari kolom Price Movement adalah : baris Interval, Direction, dan Forecast Price.

Results Pane dari Active Trading Opportunities (no 6) dan Expired Trading Opportunities (no 7) terdiri dari daftar:

panduan autochartist web application resulta pane 01

Kolom Judul (no 1)

Menampilkan jenis dari instrumen yang diperdagangkan, tanda (!) berarti entry terbaru yang sedang ditambahkan pada daftar.

Kolom Symbol (no 2)

Menampilkan Pair Foreign Exchange atau nama Komoditi (misal XAGUSD/Silver Spot) serta arah trend BUY atau SELL, yang di tandai segitiga warna hijau untuk BUY dan segitiga warna merah untuk SELL.

Serta abu-abu untuk trend yang belum jelas terbentuk (kemungkinan baru berupa koreksi harga), untuk merubah urutannya bisa di klik tulisan Symbol.

Kolom Interval (no 3)

Menampilkan Time Frame dari analisa pattern, yaitu 15, 30, 60, 240 dan 1440 menit, untuk merubah urutannya bisa di klik tulisan Interval.

Untuk Intraday Trading system, hanya akan digunakan Time Frame 15 dan 30 menit.

Time Frame 60 dan 240 dipakai untuk Swing Trading System di mana posisi ditahan lebih dari 1 hari sampai seminggu.

Time Frame 1440 digunakan untuk Positioning Trading System di mana posisi ditahan lebih dari 1 bulan.

Kolom Pattern (no 4)

Menampilkan hasil dari suatu analisa pattern. Autochartist mengidentifikasikan pattern berdasar:

  1. Chart Patterns (Ascending Triangle, Channel Down, Channel Up, Descending Triangle, Double Bottom, Double Top, Falling Wedge, Flag, Head and Shoulders, Inverse Head, and Shoulders, Pennant, Rectangle, Rising Wedge, Triangle, Triple Bottom, Triple Top),
  2. Fibonacci Patterns (ABCD, ABC,  3 Point Extension, 3 Drive serta 3 Point Retracement), serta
  3. Key Levels Patterns (Support dan Resistance). Untuk merubah urutannya bisa di klik tulisan Pattern.

Kolom Identified (no 5)

Menampilkan waktu saat dikeluarkan suatu analisa, untuk merubah urutannya bisa di klik tulisan Identified.

Kolom Quality (no 6)

Menampilkan tingkat kualitas suatu analisa, 1 bar biru bernilai 0.1, nilai minimumnya adalah 1 bar biru yaitu = 0.1 dan maksimum adalah 10 bar biru yaitu = 1.0 .

Bagus tidaknya suatu kualitas analisa tidak tergantung dari nilai banyaknya bar berwarna biru.

Secara teori makin besar nilainya makin bagus, walaupun secara statistik berbeda.

Justru bar dengan nilai 0.7,  0.8,  0.9 malah terkadang menghasilkan forecast yang meleset. Untuk merubah urutannya bisa di klik tulisan Quality.

Kolom Type (no 7)

Menampilkan status proses suatu analisa, emerged berarti masih berkembang, kemungkinan bisa di jadikan order eksekusi (melihat situasi yang memungkinkan).

Completed dan Breakout sudah bisa dijadikan eksekusi order Buy dan Sell. Untuk merubah urutannya bisa di klik tulisan Type.

Kolom Length (no 8)

Menampilkan total jumlah candle yang diproses suatu analisa, untuk merubah urutannya bisa di klik tulisan Length.

Kolom Age (no 9)

Menampilkan total jumlah candle yang muncul setelah suatu analisa, Makin kecil jumlah candle (0),  berarti makin bagus untuk masuk order entry Buy atau Sell, untuk merubah urutannya bisa di klik tulisan Age.

 

3. Cara Menggunakan Trading Signal Autochartist Web

Secara Garis besar ada 2 kategori cara sistem trading menggunakan Autochartist Web Application:

Breakout Trading System

Order BUY atau SELL menunggu dieksekusi (ditunda), sampai harga bergerak  menembus level harga tertentu.

Level yang di tembus adalah garis batas atas disebut Resistance yaitu garis berwarna hijau dan garis batas bawah disebut Support yaitu garis berwarna biru, dari suatu kanal tipe pattern

Ascending Triangle, Channel Down, Channel Up, Descending Triangle, Double Bottom, Double Top, Falling Wedge, Flag, Head and Shoulders, Inverse Head, and Shoulders, Pennant, Rectangle, Rising Wedge, Triangle, Triple Bottom, Triple Top,  Fibonacci ABCD,  3 Point Extension, 3 Drive serta 3 Point Retracement.

Ketika level garis ini tertembus contoh di bawah adalah garis batas atas atau resistance, oleh Autochartist akan menyatakan pattern yang telah dianalisa, ke dalam kategori type Completed atau Breakout.

Pada kategori ini akan muncul prediksi harga yang ditandai dengan kolom berwarna abu-abu.

autochartist trading signal web 01

Jadi order BUY atau SELL baru bisa dieksekusi setelah terjadi breakout.

Hal ini ditandai dengan baris Direction berisi segitiga warna hijau untuk BUY dan segitiga warna merah untuk SELL.

Pada kasus ini sinyal yang muncul adalah segitiga hijau mengarah keatas.

Jadi sebelum level harga ini tertembus (breakout), akan dimasukkan sebagai kategori Emerging dan Approaches. (Segitiga masih berwarna abu-abu).

 

Pullback / Retracement Trading System :

Order BUY atau SELL langsung  dieksekusi ketika harga sedang bergerak menuju level harga tertentu, akibat pantulan dari batas atas (Resistance) / bawah (Support) sebuah kanal.

Level yang dituju biasanya berupa level garis Support atau Resistance yang membentuk garis kanal (batas atas atau bawah) dari tipe pattern

Ascending Triangle, Channel Down, Channel Up, Descending Triangle, Double Bottom, Double Top, Falling Wedge, Flag, Head and Shoulders, Inverse Head, and Shoulders, Pennant, Rectangle, Rising Wedge, Triangle, Triple Bottom, Triple Top,  Fibonacci ABCD,  3 Point Extension, 3 Drive serta 3 Point Retracement.

Autochartist akan menyatakan pattern yang telah dianalisa dalam kategori type Emerging dan Approaches.

Pada baris Direction berisi Segitiga berwarna abu-abu, untuk BUY arah segitiga ke atas, untuk SELL arah segitiga ke bawah, dari kolom Price Movement.

Contoh di bawah harga bergerak menuju garis kanal di bagian bawah atau garis Support yaitu garis berwarna biru yang sebelumnya terpantul (pullback / retracement) dari atas (Resistance).

Pola pantulan harga bisa dimulai dari  garis Resistance (atas) terpantul menuju Support (bawah), atau sebaliknya dari Support (garis kanal bawah) terpantul ke Resistance (garis kanal atas).

panduan trading autochartist web pullback 01

Jika harga ini bergerak menembus  garis kanal di batas atas (Resistance) yaitu garis berwarna hijau atau sebaliknya garis kanal di batas bawah (Support) yaitu garis berwarna biru, maka akan berubah status type nya menjadi Breakout atau Completed.

Kesimpulan

Secara otomatis, Autochartist akan memberikan sinyal trading yang dapat digunakan saat akan mengambil keputusan Buy atau Sell.

Teknologi keuangan berbasis Aplikasi seperti Autochartist dapat digunakan untuk mengukur tujuan yang ingin dicapai secara realistis.

Statistik kinerja sinyal trading akan memberikan seberapa besar tingkat akurasi sinyal trading yang muncul. Angka statistik ini dapat digunakan untuk memilih sinyal yang memiliki success rate tinggi.

Dengan menggunakan aplikasi ini, anda tidak perlu repot mempelajari analisis teknikal yang hasilnya tergantung subyektifitas anda.

Demikian sekilas tentang panduan trading dengan menggunakan Autochartist Web Application. Untuk materi selanjutnya akan dibahas lebih lengkap mengenai:

  • Manajemen resiko dan penentuan take profit/stop loss dengan menggunakan Analisa Volatilitas Autochartist,
  • Jam Trading terbaik serta
  • Pemilihan trading signal Autochartist dengan tingkat akurasi tinggi.

 

Pada hari Kamis minggu lalu – 24 November 2016, tim panduan trading mendapat undangan untuk mengisi kelas trading di Diploma Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 70 mahasiswa tingkat akhir Sekolah Vokasi UGM.

Hal menarik dari pengalaman kami mengisi kelas trading ini adalah, tingginya antusias dari rekan-rekan mahasiswa.

Bahkan di Sekolah Vokasi UGM trading valuta asing sudah menjadi bagian dari mata kuliah yang diajarkan di kelas. Dan beberapa mahasiswa yang kami tanya sudah melakukan transaksi dengan menggunakan live account.

kelas trading ugm panduan trading 01

Acara awal diisi oleh Bapak Deni Permadi selaku pengamat ekonomi dan alumni S2 Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, materi yang disampaikan mengenai pengantar perdagangan valuta asing dan komoditi serta tips bagaimana memilih broker yang tepat.

Setelah penjelasan oleh Bapak Deni, acara dilanjutkan dengan presentasi analisa teknikal oleh salah satu mahasiswa Sekolah Vokasi UGM Yogyakarta.

Prediksi pergerakan harga dengan analisa teknikal oleh mahasiswa Sekolah Vokasi UGM ini cukup menarik untuk diikuti.

Salah satu materi presentasi yang disampaikan adalah penggunaan tool analisa teknikal klasik yang cukup dikenal di kalangan trader, yaitu Fibonacci Retracement.

Ternyata rekan-rekan mahasiswa sudah cukup mengerti tentang dasar-dasar penggunaan tools analisa teknikal untuk memprediksi arah pergerakan harga valuta asing dan komoditi.

kelas trading ugm panduan trading 10

Kami cukup terkejut ketika menyimak presentasi dari rekan-rekan mahasiswa, wawasan dan pemahaman mereka mengenai perdagangan valuta asing dan komoditi ternyata cukup luas dan mendalam.

Beberapa peserta kelas trading memiliki basic skill trading yang cukup mumpuni. Kemudian acara dilanjutkan oleh saya sendiri RM Yusak Chandra sebagai Senior Trading Mentor.

kelas trading ugm panduan trading 05

kelas trading ugm panduan trading 07

kelas trading ugm panduan trading 04

Pada kesempatan tersebut saya ingin menyampaikan tentang bagaimana memanfaatkan peluang dengan menggunakan trading tools Autochartist, Tradeworks dan MQL5 yang dapat diterapkan pada perdagangan valuta asing dan komoditi.

Trading tools dapat menjadi senjata ampuh apabila kita dapat menggunakannya dengan tepat. Penggunaan trading tools untuk memprediksi arah pergerakan harga memang masih awam di kalangan mahasiswa.

Trading tools dapat menjadi senjata yang dapat membantu kita untuk mencapai tujuan yang ingin kita raih apabila kita dapat menggunakannya dengan tepat.

Penjelasan pertama adalah Autochartist. Aplikasi Autochartist adalah tools atau alat yang akan melakukan analisa teknikal secara otomatis dengan mengidentifikasi chart pattern, key level, analisa volatilitas dan analisa dampak peristiwa (macro economic event).

Aplikasi Autochartist memiliki tingkat akurasi prediksi yang bisa dikatakan tinggi, tingkat akurasi Autochartist dalam mengidentifikasi pattern bahkan bisa mencapai 90%.

Pemanfaatan Trading Tools memang terdengar baru di kalangan mahasiswa, namun rekan-rekan mahasiswa cukup antusias mendengar penjelasan dari kami. Materi selanjutnya adalah mengenai otomatisasi trading.

kelas trading ugm panduan trading 06

Di Indonesia sendiri pemanfaatan otomatisasi trading memang tergolong masih sedikit terutama di kalangan Retail Trader, padahal perusahaan investasi keuangan seperti Investment Bank dan Hedge Fund sudah banyak menggunakan otomatisasi trading dalam pengelolaan dana mereka.

Untuk kalangan Retail Trader otomatisasi trading dapat dilakukan dengan memanfaatkan Aplikasi Tradeworks.

Tradeworks adalah aplikasi otomatisasi trading yang dapat digunakan oleh trader tanpa harus mengerti tentang pemrograman. Aplikasi Tradeworks tidak seperti Robot Expert Advisor yang hanya dapat digunakan oleh orang-orang yang memiliki skill pemrograman dan penyusunannya cukup rumit untuk dipahami.

Dengan Tradeworks, anda dapat dengan mudah menyusun strategi trading sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dan tidak memerlukan skill pemrograman.

kelas trading ugm panduan trading 08

Nah pada saat materi Tradeworks ini terlontar banyak pertanyaan mengenai penggunaannya.

Salah satu mahasiswa bahkan bertanya bagaimana strategi trading yang digunakan saat ini dapat diimplementasikan pada Tradeworks.

Aplikasi Tradeworks bekerja berdasarkan indikator teknikal, aplikasi akan menjalankan perintah sesuai dengan strategi awal yang telah kita susun.

Dengan menggunakan aplikasi ini trader dapat menjalankan strategi trading selama 24 jam atau hanya pada jam perdagangan (session) tertentu saja.

kelas trading ugm panduan trading 11

kelas trading ugm panduan trading 09

Overall, kami cukup puas saat menyampaikan materi kelas trading di Diploma Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Saya sendiri melihat perkembangan positif bisnis online trading di Indonesia terutama di kalangan mahasiswa.

Saat ini dunia trading tidak terbatas pada kalangan tertentu saja. Dengan pemahaman, edukasi yang tepat siapa saja dapat memulai usaha dan meraih peluang di perdagangan valuta asing dan komoditi.

Bagi anda yang masih awam dan tertarik untuk belajar atau ingin meningkatkan skill trading, anda dapat bergabung di kelas trading (free) yang rutin kami adakan di Yogyakarta. Anda dapat mengisi pada form registrasi dengan klik link berikut ini.


Kelas Online Trading 

Setiap hari Kamis dan Jumat, Panduan Trading mengadakan kelas (gratis) yang akan membahas penggunaan Autochartist dan Tradeworks untuk meningkatkan kinerja portfolio anda.

  • Bagi anda yang berada di Yogyakarta dapat mengikuti dengan mengisi form pendaftaran. Silahkan klik link pendaftaran dibawah ini.
  • Bagi yang di luar kota Yogyakarta anda dapat mengisi form pendaftaran dan kami akan mengirimkan materi berupa e book melalui email.

Pendaftaran klik disini: DAFTAR KELAS EDUKASI ONLINE TRADING

http://panduan-trading.wistia.com/medias/vwudu2izpt?embedType=async&videoFoam=true&videoWidth=640

 

Isi form pendaftaran dan kami akan menghubungi anda kembali untuk ketersediaan waktu dan tempat.

 

 

Autochartist Market Reports adalah salah satu fitur yang disediakan oleh Aplikasi Autochartist.

Fitur ini akan memberikan ringkasan pasar yang terdiri Rilis Data Ekonomi Berdampak Kuat (High Impact News), Ringkasan Pergerakan Pasar (market) dan Prediksi Pergerakan Harga.

Market Reports ini akan dikirim setiap harinya melalui email, 3 kali sehari sebelum pembukaan pasar di Tokyo, London dan New York.

Bagian awal dari Market Reports ini akan memberikan Jadwal Rilis Data Ekonomi Berdampak Kuat Mendatang (High Impact News).

Rilis Data inilah yang menjadi salah satu faktor penggerak harga di pasar (market sentiment).

1. Rilis Data Ekonomi Berdampak Kuat Mendatang
kalendar-ekonomi-autochartist
Tampilan Autochartist Market Reports MIFX

 

Untuk melihat lebih lengkap bagaimana pasar bereaksi terhadap suatu pengumuman rilis data dapat dilihat di Analisis Dampak Peristiwa Autochartist.

Setiap rilis data memiliki dampak yang berbeda-beda, Anda dapat mengkalkulasi seberapa besar pergerakan harga dengan Analisis Dampak peristiwa Autochartist yang akan dijelaskan lebih lengkap di bagian lainnya.

 

2. Ringkasan Pergerakan Pasar

pergerakan-pasar-autochartist

Bagian ini memuat tentang perubahan pergerakan pasar dalam rentang waktu harian. Pada contoh diatas Autochartist Market Report memberikan perubahan pada pasar Forex dan Index.

 

3. Sinyal Pasar dan Ringkasan Analisa Teknikal
analisis-teknikal-autochartist
Tampilan Prediksi Harga Autochartist Market Reports

 

Sinyal pada Autochartist Market Reports bekerja menggunakan indikator teknikal RSI serta MA (Moving Average) menggunakan parameter candle 34 bar, dengan data interval M15, M30, H1, H4 serta D1 serta garis volatility yang berfungsi sebagai level Support dan Resistance.

Jika prediksinya SELL (segitiga Hijau) dipojok kanan atas dari pair, mengarah ke bawah, maka Take Profit adalah harga Target level sedangkan Stop Loss adalah harga level Resistant.

Contoh Pengambilan Posisi pada Pair mata uang GBPAUD:

analisa-teknikal-autochartist-02

Segitiga berwarna hijau, artinya rekomendasi posisi BUY. Take Profit di Target Level 1.6051. Selang waktu (Target Period) untuk tercapainya level tersebut sekitar 2 hari dari saat forecast di keluarkan (untuk tipe swing trader).

Karena prediksinya Buy, maka Stop Loss adalah Level Support-nya yaitu : 1.5881. Namun, jika Prediksi trend nya Sell, maka maka Stop Loss adalah Level Resistance-nya.

 

Saran Penggunaan Autochartist Market Reports

Dengan menggunakan Autochartist Market Reports ini sebenarnya Anda tidak perlu lagi bingung atau ragu untuk mencari peluang perdagangan.

Autochartist Market Reports memberikan sinyal atau peluang perdagangan setiap harinya.

Namun, hal lainnya yang harus anda perhatikan adalah bagaimana meningkatkan dan memilih sinyal perdagangan pada aplikasi Autochartist dengan tingkat akurasi tinggi.

Supaya prediksi trend makin akurat (ketepatan prediksi Autochartist di atas 80%), harus dikonfirmasi arah pergerakannya menggunakan Autochartist Expert Advisor dengan pattern results Emerging serta key Levels Approaches (Support atau Resistance).

Jika searah maka ambil Open Posisi, jika tidak cari mata uang yang lain yang searah pada saat masuknya sesi market yang baru. Selain itu perhatikan juga rilis berita yang akan keluar pada hari itu (short term market sentiment).

 

 

Volatilitas harga yang tinggi saat trading kadang membuat kita takut untuk masuk ke pasar. Dengan semakin tinggi tingkat volatilitas justru semakin tinggi peluang untuk merah profit yang lebih banyak. Tentunya dengan semakin tinggi profit, maka semakin tinggi pula risikonya. Dalam dunia trading, risiko tidak dapat dieliminasi namun dapat dikelola.

Untuk mengelola keuangan saat volatilitas pasar tinggi diperlukan sebuah alat bantu yang akan membantu meminimalkan resiko. Persoalan tersebut dapat diatasi dengan mengkalkulasi risiko menggunakan Analisis Volatilitas Autochartist.

Perkiraan kisaran harga per jam dan beberapa hari ke depan bisa diperhitungkan. Dengan Analisis Volatilitas pada Autochartist, Anda tidak perlu lagi menghitung rata-rata pergerakan harga dalam periode waktu tertentu. Pergerakan harga di pasar keuangan berfluktuatif sehingga menimbulkan risiko transaksi karena pergerakan harga.

Untuk itu diperlukan kemampuan menganalisa pergerakan pasar yang penuh volatilitas. Dengan pemahaman akan volatilitas harga, anda dapat menentukan Target Profit (TP) dan level Stop Loss (SL) yang sesuai dengan kondisi pasar pada saat itu sehingga bisa mengelola risiko transaksi dengan lebih baik.

Pada artikel sebelumnya sempat dibahas sedikit tentang Analisis Volatilitas dengan menggunakan Autochartist Expert Advisor Plugin yang akan muncul pada platform Metatrader 4. Nah kali ini kita akan membahas tentang cara penggunaan salah satu fitur menarik dari Aplikasi Autochartist yaitu Analisis Volatilitas Autochartist versi web application.

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 20
Analisis Volatilitas Autochartist versi Expert Advisor Plugin

 

Dalam fitur Analisis Volatilitas Autochartist web application , trader bisa mendapatkan informasi mengenai:

  • Perkiraan Kisaran Harga (Price Range Forecast)
  • Pergerakan per Jam (Movement per Hour)
  • Pergerakan per Hari (Movement per Day)

Sebelum menggunakan fitur Analisis Volatilitas, pastikan zona waktu yang dipilih di Autochartist web application adalah Asia/Jakarta.

Kemudian dalam fitur tersebut, kita memilih instrumen yang akan ditampilkan. Misalnya dalam contoh ini GBPUSD.

analisis-volatilitas-web-application
Tampilan Autochartist Web Application

 

Perkiraan Kisaran Harga

Di dalam fitur Perkiraan Kisaran Harga, ekspektasi pergerakan kisaran harga untuk GBPUSD ditampilkan pada interval waktu mulai dari 15 menit hingga 24 jam (daily) ke depan pada hari dan jam tertentu.

Pada contoh ini tampak kisaran harga GBPUSD pada waktu 4 jam tertulis level bawah 1.2145 dan level atas 1.2264. Ini berarti ada ekspektasi harga untuk selang waktu 4 jam ke depan akan berada di kisaran tersebut. Hal ini berlaku juga untuk selang waktu lainnya.

analisis-volatilitas-gbpusd-01
Tampilan Analisis Perkiraan Kisaran Harga pada Autochartist Web Application

 

Pergerakan per Jam

Selain ekspektasi pergerakan kisaran harga untuk selang waktu tertentu, Analisis Volatilitas juga menampilkan kisaran pergerakan harga berdasarkan jam dalam 1 hari.

Ini memberikan informasi bahwa di jam X biasanya akan terjadi pergerakan sebesar Y.

Pergerakan per jam ini memperlihatkan volatilitas yang berbeda-beda pada sesi trading yang berbeda.

Kisaran pergerakan pada sesi Asia berbeda dengan sesi Eropa dan Amerika.

Dengan informasi pergerakan per jam ini, Anda bisa mengelola posisi transaksinya dengan lebih baik.

Range harga per jam dapat diketahui dengan lebih mudah. Trader intraday dapat menempatkan stop loss dan target profitnya dengan menggunakan panduan ini.

Hal lain yang tak kalah penting adalah sentimen pasar, pergerakan harian sangat dipengaruhi oleh peristiwa atau rilis berita saat itu.

Kombinasi pemahaman analisis teknikal dan fundamental adalah penting untuk meningkatkan skill trading, terutama trader intraday.

analisis-volatilitas-gbpusd-02
Tampilan Rata-Rata Pergerakan Per Jam GBPUSD pada Autochartist Web Application

 

Pergerakan Harian

Fitur Analisis Volatilitas Autochartist juga dapat menampilkan kisaran pergerakan harga untuk 5 hari dalam 1 minggu. Dengan informasi ini kita dapat mengetahui kira-kira kisaran maksimum pergerakan dalam 1 hari. Dan ini bisa dijadikan sebagai peringatan kemungkinan adanya pembalikan arah pasar jika kisaran harian sudah tercapai.

analisis-volatilitas-gbpusd-03
Tampilan Analisis Pergerakan Harian Autochartist Web Application

 

Hal penting lainnya jangan lupa untuk tetap memperhatikan level-level kunci (key level) dalam grafik pergerakan harga. Key level inilah yang akan membantu memprediksi arah pergerakan harga.

gbpusd-key-level-01

gbpusd-key-level-02
Key Level GBPUSD pada Autochartist Web Application

Apapun gaya trading Anda, Analisis Volatilitas Autochartist ini dapat menjadi pelengkap terutama untuk mengelola manajemen risiko/keuangan lebih baik. Selain itu juga dapat digunakan sebagai panduan dalam menyusun aturan Money Management pada Aplikasi Otomatisasi Trading Tradeworks.

Dengan Analisis Volatilitas ini Anda dapat menentukan berapa stop loss dan target profit yang ingin dicapai dengan lebih baik.

 

 

Autochartist menjadikan trading Anda lebih sederhana karena arah pergerakan harga bisa diidentifikasi hanya dengan dua pola yaitu pola garis horizontal dan garis tren. Dengan demikian trader bisa meraih peluang besar kendati pasar memasuki kondisi yang volatil.

Autochartist membantu berbagai tipe trader untuk mengenali tren pergerakan harga sebuah instrumen sesuai gaya trading mereka sendiri. Dengan fasilitas Autochartist, psikologi pasar lebih mudah dikenali. Namun sebelum trading menggunakan Autochartist, ada beberapa faktor yang perlu seorang trader kenali dalam bertransaksi.

Seorang trader bisa menjadi seorang trend trader atau mean reversion (swing) trader dan pasar membuka kesempatan untuk kedua tipe tersebut. Trend trader mengidentifikasi peluang ketika harga diekspektasikan akan menembus sebuah tahanan (support atau resisten).

Trend trader biasanya akan bertahan dalam satu posisi sampai ekspektasi tren pergerakan harga berubah. Sementara swing trader memanfaatkan harga yang bergerak volatil dalam sebuah rentang area atau range. Swing trader melihat potensi beli pada support dan jual pada resisten.

Identifikasi siklus pasar (trending atau konsolidasi) sehingga bisa memanfaatkan indikator yang sesuai. Dalam menentukan pergerakan harga, trader perlu menggunakan indikator yang sesuai dengan kondisi perdagangan yang sedang terjadi sehingga tidak salah mengenali tren.

Dalam kondisi pasar yang sedang berkonsolidasi bisa menggunakan indikator oscillator sedangkan pasar yang sedang trending maka indikator moving average akan lebih sesuai.

Teknik lain dalam mengenali tren perdagangan adalah dengan mengenali pola. Secara historis pola “horizontal” memberikan persentase keberhasilan mengenali tren yang lebih baik dibandingkan pola-pola lainnya. Trader dapat melihat persentase ini jika investor menjalankan Autochartist Web Application.

Pada Tab Performance Statistics trader dapat klik pola harga dan akan mendapatkan rangkuman performa pola yang digunakan Autochartist.

 

autochartist usdjpy horizontal

Sebagai contoh:

Autochartist berhasil mengidentifikasi pola approach key level di produk USDJPY. Autochartist menunjukkan kemungkinan harga akan menyentuh level resisten 117.56. Harga bergerak mendekati level tersebut dan pada akhirnya harga menyentuh level tersebut.

Volatilitas harga sering menjadikan trader enggan memasuki pasar karena takut jika posisinya terjebak dalam fluktuasi harga yang lebar. Padahal di saat inilah trader akan mendapatkan peluang keuntungan dengan memanfaatkan spread atau rentang harga yang lebar.

Berdasarkan data yang dihimpun Autochartist, dalam 24-jam volatilitas paling besar terdapat pada pukul 19:00 WIB sesi London karena pada sesi ini terjadi overlap (tumpang tindih) sesi London dan New York.

Sedangkan dalam sepekan, hari Rabu memberikan peluang pergerakan harga yang besar karena terdapat beban tiga kali swap sehingga terjadi peningkatan posisi masuk dan posisi keluar dalam pasar. Trader dapat mengikuti perkembangan volatilitas pasar dalam Autochartist dengan klik Tab Volatility Analysis dalam fitur Autochartist Web Application.

Analisis volatilitas ini membantu para trader untuk menentukan target profit atau stop loss. Target profit dan stop loss menggunakan rentang pergerakan harga yang sudah dihitung oleh Autochartist.

 

USDJPY analisis volatilitas

Berikut contoh penentuan target profit USDJPY:

Jika kita lihat grafik Analisis Volatilitas pasangan mata uang USDJPY, kita akan lihat batas daerah atas dari Kisaran Harga Perkiraan harian (118.30) yang telah dikalkulasi Autochartist berada di atas level resistance teridentifikasi 117.56 yang selanjutnya meningkatkan probabilitas harga akan mencapai level ini segera.

Trader yang mencemaskan tingginya potensi kerugian dapat membatasinya dengan mengurangi leverage atau jumlah lot dalam sebuah posisi. Hal ini dapat mendukung usaha trader untuk ikut serta meraih peluang besar ketika pasar memasuki kondisi yang volatil.