Author

Panduan Trading

Browsing

Autochartist menjadikan trading Anda lebih sederhana karena arah pergerakan harga bisa diidentifikasi hanya dengan dua pola yaitu pola garis horizontal dan garis tren. Dengan demikian trader bisa meraih peluang besar kendati pasar memasuki kondisi yang volatil.

Autochartist membantu berbagai tipe trader untuk mengenali tren pergerakan harga sebuah instrumen sesuai gaya trading mereka sendiri. Dengan fasilitas Autochartist, psikologi pasar lebih mudah dikenali. Namun sebelum trading menggunakan Autochartist, ada beberapa faktor yang perlu seorang trader kenali dalam bertransaksi.

Seorang trader bisa menjadi seorang trend trader atau mean reversion (swing) trader dan pasar membuka kesempatan untuk kedua tipe tersebut. Trend trader mengidentifikasi peluang ketika harga diekspektasikan akan menembus sebuah tahanan (support atau resisten).

Trend trader biasanya akan bertahan dalam satu posisi sampai ekspektasi tren pergerakan harga berubah. Sementara swing trader memanfaatkan harga yang bergerak volatil dalam sebuah rentang area atau range. Swing trader melihat potensi beli pada support dan jual pada resisten.

Identifikasi siklus pasar (trending atau konsolidasi) sehingga bisa memanfaatkan indikator yang sesuai. Dalam menentukan pergerakan harga, trader perlu menggunakan indikator yang sesuai dengan kondisi perdagangan yang sedang terjadi sehingga tidak salah mengenali tren.

Dalam kondisi pasar yang sedang berkonsolidasi bisa menggunakan indikator oscillator sedangkan pasar yang sedang trending maka indikator moving average akan lebih sesuai.

Teknik lain dalam mengenali tren perdagangan adalah dengan mengenali pola. Secara historis pola “horizontal” memberikan persentase keberhasilan mengenali tren yang lebih baik dibandingkan pola-pola lainnya. Trader dapat melihat persentase ini jika investor menjalankan Autochartist Web Application.

Pada Tab Performance Statistics trader dapat klik pola harga dan akan mendapatkan rangkuman performa pola yang digunakan Autochartist.

 

autochartist usdjpy horizontal

Sebagai contoh:

Autochartist berhasil mengidentifikasi pola approach key level di produk USDJPY. Autochartist menunjukkan kemungkinan harga akan menyentuh level resisten 117.56. Harga bergerak mendekati level tersebut dan pada akhirnya harga menyentuh level tersebut.

Volatilitas harga sering menjadikan trader enggan memasuki pasar karena takut jika posisinya terjebak dalam fluktuasi harga yang lebar. Padahal di saat inilah trader akan mendapatkan peluang keuntungan dengan memanfaatkan spread atau rentang harga yang lebar.

Berdasarkan data yang dihimpun Autochartist, dalam 24-jam volatilitas paling besar terdapat pada pukul 19:00 WIB sesi London karena pada sesi ini terjadi overlap (tumpang tindih) sesi London dan New York.

Sedangkan dalam sepekan, hari Rabu memberikan peluang pergerakan harga yang besar karena terdapat beban tiga kali swap sehingga terjadi peningkatan posisi masuk dan posisi keluar dalam pasar. Trader dapat mengikuti perkembangan volatilitas pasar dalam Autochartist dengan klik Tab Volatility Analysis dalam fitur Autochartist Web Application.

Analisis volatilitas ini membantu para trader untuk menentukan target profit atau stop loss. Target profit dan stop loss menggunakan rentang pergerakan harga yang sudah dihitung oleh Autochartist.

 

USDJPY analisis volatilitas

Berikut contoh penentuan target profit USDJPY:

Jika kita lihat grafik Analisis Volatilitas pasangan mata uang USDJPY, kita akan lihat batas daerah atas dari Kisaran Harga Perkiraan harian (118.30) yang telah dikalkulasi Autochartist berada di atas level resistance teridentifikasi 117.56 yang selanjutnya meningkatkan probabilitas harga akan mencapai level ini segera.

Trader yang mencemaskan tingginya potensi kerugian dapat membatasinya dengan mengurangi leverage atau jumlah lot dalam sebuah posisi. Hal ini dapat mendukung usaha trader untuk ikut serta meraih peluang besar ketika pasar memasuki kondisi yang volatil.

 

 

Apakah anda sudah menentukan sesi (jam) perdagangan yang paling menguntungkan bagi strategi trading anda?

Setiap sesi perdagangan memiliki karakter pergerakan yang berbeda-beda. Memahami karakter pergerakan harga di jam-jam tertentu adalah penting untuk meningkatkan performa trading.

Indikator Open Market Session dapat membantu untuk menganalisis pergerakan harga terutama pada saat pergantian sesi perdagangan.

 

Sesi Perdagangan Forex Market

Pasar perdagangan forex bisa dikatakan pasar yang buka 24 jam sehari dan 5 hari dalam seminggu. Ini adalah periode waktu yang lama sekali. Boleh dibilang pasar yg buka terus tanpa ada istirahat atau tidur.

Namun demikian seperti pada umumnya pasar biasa, tidak setiap saat selalu ramai.

Ada hari dimana pasar penuh sesak dengan pengunjung. Dan ada waktu dan jam dimana pasar kosong walaupun pasar tetap buka.

Ada bulan-bulan tertentu dimana pengunjung pasar benar-benar melebihi kapasitas. Jadi wawasan akan waktu dalam trading forex, adalah penting.

Anda bisa menyesuaikan karakter strategi perdagangan dengan karakter waktu trading forex pada umumnya. Supaya diperoleh hasil yg maksimal dari setiap perdagangan.

open session jam trading forex

 

Waktu Pasar (Market Hours)

Pertama-tama kita harus mengetahui bahwa dalam trading forex waktu pasar ini dibagi menjadi beberapa sesi perdaganan besar/utama, yaitu:

Sesi Sydney (Australia), Sesi Tokyo (Asia), Sesi London (Eropa), Sesi NewYork (Amerika).

Terdapat perbedaan waktu yg cukup panjang antara Australia dan Amerika (+16 jam). Inilah yg membuat pasar trading forex tidak pernah tidur.

Saat satu pasar tutup, pasar lain sedang buka, demikian seterusnya.

jam sesi perdagangan forex 02

 

Indikator Market Session MT4

Indikator Market Session MT4 (Metatrader 4) berfungsi untuk menampilkan session dari market Forex utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan.

Pergerakan market Forex berputar mulai dari

  • Sesi market New Zealand dan Australia yang berlangsung pukul 04.00–12.00 WIB GMT+7 atau pukul 05.00–13.00 WIB pada periode Daylight Saving Time (DST).
  • Sesi market Asia yaitu Jepang, Singapura, dan Hongkong yang berlangsung pukul 08.00–15.00 WIB GMT+7 atau pukul 08.00–16.00 WIB GMT+7 pada periode Daylight Saving Time (DST).
  • Sesi market Eropa yaitu Jerman dan Inggris yang berlangsung pukul 14.00–23.00 WIB GMT+7 atau 15:00–24:00 WIB pada periode Daylight Saving Time (DST).
  • Sesi market Amerika Serikat berlangsung pukul 19.00–04:00 WIB GMT+7 atau pukul 20.00–05:00 pada periode Daylight Saving Time (DST).

jam sesi perdagangan forex 01

 

  • Indikator Forex Market Session MT4 bisa digunakan untuk strategi breakout, di mana posisi order BUY atau Sell menunggu masuknya sebuah sesi market yang baru.
  • Sesi market yang baru ini sangat penting karena mempengaruhi jumlah volume perputaran jenis mata uang tertentu.
  • Pertambahan/pengurangan volume perputaran mata uang ini sesuai dengan jenis serta sesi marketnya.
  • Misal pertambahan/pengurangan volume mata uang AUD serta NZD terjadi di sesi New Zealand atau Australia (box berwarna merah), dimulai sekitar jam 05:00 WIB (GMT +7). Mata uang yang optimal untuk di tradingkan adalah semua mata uang yang mengandung unsur AUD atau NZD.
  • Pertambahan/pengurangan volume mata uang JPY terjadi di sesi Asia (box berwarna kuning), dimulai sekitar jam 08:00 WIB (GMT +7), Mata uang yang optimal untuk di tradingkan adalah semua mata uang yang mengandung unsur JPY.
  • Pertambahan/pengurangan volume mata uang CHF, EUR serta GBP terjadi di sesi Eropa atau London (box berwarna hijau),di mulai sekitar jam 14:00 WIB (GMT +7), Mata uang yang optimal untuk di tradingkan adalah semua mata uang yang mengandung unsur GBP, EUR atau CHF.
  • Pertambahan/pengurangan volume mata uang USD serta CAD terjadi di sesi US (box berwarna biru),di mulai sekitar jam 19:00 WIB (GMT +7), atau semua mata uang yang mengandung unsur USD atau CAD.
  • Pengaruh dari masuknya suatu sesi market yang baru bisa anda amati secara langsung pada contoh chart di bawah:

indikator jam perdagangan market session mt4

Setup Indikator Forex Market Session MT4 :
  1. Tekan bersamaan tombol CTRL I
  2. Pilih Sessions(auto)v1.7 (kotak 1)
  3. Pilih Edit (kotak 2)
  4. Pilih Inputs (kotak 3)
  5. Pada kolom Variable pilih Style kolom Value : Solid (kotak 4)
  6. Pada kolom Variable pilih Background kolom Value : true (kotak 4)
    Klik OK

indikator jam perdagangan market session mt4 02

 

Jangan lupa menyimpan hasil setting indikator Forex Market Session Indicator MT4 dengan cara : pilih Charts (kotak 1), kemudian pilih Template (kotak 2), pilih Save Template… (kotak 3).

indikator jam perdagangan market session mt4 03

 

 

Autochartist adalah aplikasi Market Scanning yang secara otomatis akan memberikan memprediksi sinyal Buy, Sell, serta Take Profit. Aplikasi Autochartist ini dapat digunakan pada Forex, Stocks, Index, Futures, Equity, Metal, Energy, serta Commodity.

Autochartist akan memberikan prediksi berdasarkan jenis analisa teknikal yaitu: Chart pattern, Fibonacci pattern, Key Levels serta Volatility Analysis, dengan tingkat keakuratan yang cukup tinggi (66% – 90%).

Prediksi harga dengan menggunakan Autochartist lebih akurat jika dibandingkan memakai indikator teknikal pada umumnya.

Analisa untuk prediksi pergerakan harga grafik Forex dibagi dengan empat jenis (Results Type), yaitu: 1. Emerging,  2. Approaches, 3. Breakout dan 4. Completed. Autochartist tidak menggunakan indikator jenis Oscillator seperti CCI, Momentum, MACD, Stochastic, atau indikator jenis Trend seperti Moving Average, Bollinger Bands serta Parabolic SAR.

Aplikasi Autochartist dapat dijadikan referensi bagi trader tipe Trend atau Swing Trader tanpa perlu terlalu dalam mempelajari ribuan indikator, kombinasi Time Frame serta aneka sistem trading yang justru akan membuat ragu.

 

Autochartist Expert Advisor & Web Application

Tool Market Scanning Autochartist secara umum dioperasikan dengan 2 mode, yaitu: aplikasi berbasis web (Autochartist Web Application) serta aplikasi berbasis desktop / ditampilkan di terminal chart Metatrader 4 (MT4).

Expert Advisor ini dapat ditambahkan dengan cara menginstall plugin Expert Advisor Autochartist pada platform MT4. Kelebihan EA ini dibanding Autochartist Web Application, adalah sudah terintegrasi langsung indikator Volatility pada chart pattern, tanpa perlu membuka jendela yang baru seperti aplikasi versi web.

Sebenarnya user Manual book / panduan dari Autochartist berbahasa Indonesia sudah ada, hanya cara detail panduan trading dengan Autochartist (Open Posisi Buy, Sell, TP, SL) belum dijelaskan.

Yang perlu anda ketahui tidak semua broker mendukung instalasi plugin Autochartist ini. Jika anda menggunakan akun demo, Autochartist akan sengaja mengalami delay beberapa jam sehingga analisa dari tool Autochartist akan mengalami expired.

panduan-tutorial-autochartist-ea-01

 

Langkah-Langkah Instalasi Autochartist Expert Advisor (EA) :

Jika anda sudah memiliki akun pada salah satu broker yang mendukung Autochartist, pilih broker anda dan secara otomatis anda akan diarahkan ke link download.

Contoh instalasi dan setting menggunakan plugin Expert Advisor Autochartist:

Setelah anda selesai men-download, klik 2x installer Autochartist. Jika Muncul dialog Open File – Security Warning (di windows 7), pilih Run.

Panduan Instalasi Autochartist 01

 

1. Pada Box dialog Language Selection, Pilih Bahasa instalasi, misal English > klik OK.

Panduan Instalasi Autochartist 02

 

 

2. Muncul Box dialog Welcome > klik Next untuk melanjutkan proses instalasi

Panduan Instalasi Autochartist 03

 

3. Muncul Dialog DisplayRestartText > klik Next untuk melanjutkan proses instalasi (disebabkan Metatrader 4 sedang aktif)

Panduan Instalasi Autochartist 04

Jika sebelumnya sudah terinstall plugin Autochartist, akan muncul kotak dialog InformOfUninstal > klik Next

Panduan Instalasi Autochartist 05

 

4. Pada dialog License Agreement, pilih YES > klik Next untuk melanjutkan proses instalasi.

Panduan Instalasi Autochartist 06

 

5. Muncul  dialog DisplayDelayMessage > klik Next untuk melanjutkan proses instalasi.

Panduan Instalasi Autochartist 07

 

6. Pada dialog Choose Destination Location, Installer akan berusaha menemukan atau mengkonfirmasi letak folder MQL4 jika tidak berhasil maka Anda harus mengarahkan secara manual di mana letak folder MQL4 ini sesuai dengan akun real broker yang anda gunakan > klik Browse untuk melanjutkan proses instalasi.

Panduan Instalasi Autochartist 08

 

9. Muncul dialog AskIfDirect, pilih I got Autochartist from my broker > klik Next untuk melanjutkan proses instalasi.

Panduan Instalasi Autochartist 11

 

10. Muncul dialog RequestEmailAddress, isikan alamat email anda untuk berlangganan alerts Forex Report yang berisi Forecast Daily Signal Forex untuk Asian, European dan US Session> klik Next untuk melanjutkan proses instalasi.

Panduan Instalasi Autochartist 12

 

11. Muncul kotak dialog Set Program Shortcuts> klik Next untuk melanjutkan proses instalasi.

Panduan Instalasi Autochartist 13

 

12. Muncul dialog box Setup Complete> klik Finish.

Panduan Instalasi Autochartist 14

 

Cara Menggunakan Autochartist  Expert Advisor

Setelah selesai melakukan langkah instalasi, anda dapat menggunakan Autochartist EA dengan melakukan langkah-langkah berikut ini:

  1.  Untuk menjamin agar indikator selalu di jalankan dengan benar, pastikan allow DLL imports anda aktifkan dengan cara: Pilih menu Options (atau dengan menekan bersamaan tombol CTRL O) > kemudian pilih tab Expert Advisors. Beri centang / checklist pada Allow DLL imports > klik OK.
  2. Buka sembarang Chart dengan time frame minimal M15
  3. Buka Navigator, pilih Expert Advisors (kotak 1) > pilih Autochartist (kotak 2) > klik kanan > pilih Attach to a chart.

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 01

 

Pada tabulasi Common beri checklist pada Allow DLL imports dan Allow imports of external experts > klik OK.

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 02

 

Contoh tampilan pada chart EURUSD dengan Time Frame H1, akan muncul Main Expert Advisor (kotak 1) dan Autochartist Volatility Indicator (kotak 2).

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 03

 

Penjelasan singkat dari Main Expert Advisor (kotak 1):

  • Opsi Display All Symbols : Menampilkan semua Result pattern Symbol (checklist) atau sebuah symbol saja pada chart yang sedang aktif (tidak di checklist).
  • Probability Filter : berfungsi mengatur tingkat probabilitas dari forecasting
  • Button Settings : berfungsi untuk berlangganan alerts Forex Report yang berisi Forecast atau Prediksi Forex Signal harian/Daily, Economic Calendar, Correlating alerts Symbol, yang dikirimkan melalui email.
  • Button Filters and Information : mengatur jenis Result Type analisa (Completed, Emerged)
  • Button Page Through : berfungsi menampilkan halaman berikut/sebelumnya
  • Kolom Results Pane: berfungsi menampilkan chart pattern sesuai Symbol, analisa Time frame yang digunakan, serta pola pattern

 

Penjelasan Lebih Detail :

1. Tombol / Button Probability Filter:

Berfungsi mengatur  tingkat nilai dari Quality, Initial Trend, Uniformity, Clarity (All, 60%, 65%, 70%, 75%, 80%)

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 04

Contoh tampilan results pane dengan setup tingkat probability all, 60%, 65%, 70%, 75% dan 80% :

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 06

Secara teori, makin tinggi tingkat setting probability nya makin mendekati akurat prediksinya.

 

2. Tombol / Button Setting: 

Berfungsi untuk berlangganan alerts Forex Report yang berisikan Upcoming High Impact Economic Releases, Market Movements, serta Prediksi Forex Signal harian/Daily secara gratis 3 kali sehari melalui email :

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 07

Email Subscriptions (kotak 2) : isikan alamat email anda

Quantity of historical pattern to show (kotak 3) : jumlah Quantity of historical patterns yang akan dikirim ke email anda, biarkan isi default  5

Subscribe to daily research report (kotak 4) : isikan sesi alerts Forex Report yang diinginkan, dianjurkan pilih semua session (Asian, European serta US Session ) dengan mengklik Subscribe tiap session, masing-masing sekali (total sebanyak 3 kali).

Subscribe (kotak5) : pilih untuk berlangganan Prediksi Forex Signal harian/Daily

Save (kotak 6) : menyimpan seting konfigurasi.

Analisa dari alerts Forex Report ini menggunakan indikator teknikal RSI dan Moving Average dengan parameter candle 34. Detail cara menggunakan alerts Forex Report bisa akan dibahas pada tulisan selanjutnya.

 

3. Tombol / Button Filters and Information:

Mengatur jenis Result Type serta metode analisa (Chart Patterns, Fibonacci Pattern, Key Levels) yang akan digunakan untuk trading sistem Breakout atau Retracement (Completed, Emerging, Breakouts, Approaches)

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 08

 

Penjelasan detail dari Filters and Information:
Chart Patterns

Analisa teknikal sinyal Buy dan Sell otomatis menggunakan metode formasi Chart Patterns dengan jenis pattern Ascending Triangle, Channel Down, Channel Up, Descending Triangle, Double Bottom, Double Top, Falling Wedge, Flag, Head and Shoulders, Inverse Head, and Shoulders, Pennant, Rectangle, Rising Wedge, Triangle, Triple Bottom, Triple Top.

Pilihan results Type yang tersedia : Completed dan Emerging. Performa statistik dari Chart Patterns, memiliki ketepatan 66%.

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 09

 

Fibonacci Patterns

Analisa teknikal sinyal Buy dan Sell otomatis menggunakan metode Fibonacci extension serta retracement  dengan jenis pattern ABCD, ABC, 3 Point Extension, 3 Drive, 3 Point Retracement, Gartley serta Butterfly. Pilihan Results Type yang tersedia : Completed dan Emerging.

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 10

 

Key Levels

Analisa teknikal sinyal Buy dan Sell otomatis menggunakan metode garis horizontal suatu level, dengan jenis pattern Support dan Resistance, pilihan results Type yang tersedia : Breakouts dan Approaches.

Penggunaan Analisa berdasarkan pattern Key Levels ini lebih disarankan dibandingkan menggunakan Chart Patterns serta Fibonacci Pattern karena memiliki statistik ketepatan prediksi antara 71-90 %, tergantung pada jenis produk.

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 11

 

Completed

Harga akhir forecast sudah dikeluarkan, digunakan untuk sistem trading Breakout (keluar forecast range, berupa box berwarna abu-abu di area support dan resistance relatif dari volatility indicator).

Emerging

Harga akhir forecast belum ada, digunakan untuk sistem trading Pullback/Retracement.

Breakouts

Harga sudah memotong garis Support atau Resistance relatif dari suatu channel, digunakan untuk sistem trading Breakout (keluar forecast range, berupa box berwarna abu-abu di area support dan resistance dari volatility indicator).

Approaches

Harga sedang menuju ke arah garis Support atau Resistance dari suatu channel, digunakan untuk sistem trading Pullback/Retracement.

Performance Statistics

Menampilkan statistik dari berbagai macam pola chart, time frame, volatility, quality, symbol dan lainnya.

Interval

Menampilkan analisa chart pattern pada time frame yang di inginkan : M15, M30, H1 untuk sistem Intraday Trading, H1, H4 serta D1 untuk sistem swing trading / posistion trading.

 

4. Tombol / Button Web Application

Hanya tersedia di versi plugin Expert Advisor Autochartist di MT4 versi 123 dan di atasnya, berfungsi mengakses aplikasi market scanner Autochartist versi web yaitu Autochartist Web Application.

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 12

 

5. Tombol / Button Page Through  

Untuk menampilkan halaman Results Pattern berikut atau sebelumnya.

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 13

 

6. Kolom Results Pane dari Main Expert Advisor 

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 14

Kolom Button View (kotak 1) : untuk menampilkan chart pattern suatu symbol.

Kolom Instrument List (kotak 2) : mewakili suatu Simbol (Forex, Index, Commodity, dsb) beserta Time frame hasil analisa, contoh CADCHF (M30), artinya symbol yang ditampilkan adalah pair CADCHF dengan analisa pada Time Frame M30.

Kolom Technical Events (kotak 3) : mewakili type pattern suatu analisa misalnya analisa mode Chart Patterns (Ascending Triangle, Channel Down, Channel Up, Descending Triangle, Double Bottom, Double Top, Falling Wedge, Flag, Head and Shoulders, Inverse Head, and Shoulders, Pennant, Rectangle, Rising Wedge, Triangle, Triple Bottom, Triple Top).

Analisa mode Fibonacci pattern (ABCD, ABC, 3 Point Extension, 3 Drive serta 3 Point Retracement, Gartley, Butterfly).

Analisa mode Key Levels pattern (Support serta Resistance) disertai warna merah atau hijau yang mewakili hasil Result Type Completed atau Breakout serta warna abu-abu yang mewakili hasil analisa hasil Result Type Emerging atau Approaches.

 

7. Autochartist Pattern Details

Berfungsi untuk menampilkan informasi lebih detail dari suatu chart pattern, meliputi pola Pattern, Length, Direction, Quality, Initial Trend, Uniformity, Clarity, Breakout, Result type serta Forecast Range.

Untuk lebih jelasnya, silahkan ikuti langkah berikut :

a.  Klik Button View, sebagai contoh dipilih symbol CADCHF (M30)

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 15

 

b. Akan muncul chart pattern symbol CADCHF dengan Time Frame M30.

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 16

Dari chart patern diatas bisa di baca secara sederhana :

  • Garis level Resistance di Autochartist Chart Patterns adalah Garis berwarna hijau
  • Garis level Support adalah Garis berwarna biru
  • Garis Level Support dan Resistance membentuk pola Triangle
  • Harga berhasil menembus garis Resistance (Garis berwarna hijau) atau Breakout

 

c. Untuk mengetahui lebih detail dari cara pembacaan chart pattern ini, harus ditampilkan pattern detail dengan cara meng klik button maximize yang ada pada box Pattern Details.

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 17

 

d. Akan ditampilkan window Pattern Details dengan mode tampilan maximize:

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 18

Akan diperoleh informasi lebih rinci dari baris di box Pattern Details, dari sini kita bisa membaca pola pattern lebih jelas :

  • Pattern : Garis Support dan Resistance membentuk pola Triangle (sebaiknya di hindari karena ketepatannya kurang baik di bawah 60%, pattern lainnya yang harus dihindari adalah Pennant, selain ke-2 pattern ini tidak masalah).
  • Length : Jumlah candle yang digunakan untuk analisa sebanyak 76 Candle.
  • Direction (keterangan 1): segitiga warna hijau ke atas berarti BUY, (segitiga merah ke bawah berarti SELL).
  • Quality : 0.6 (60%) karena ada 6 bar warna biru (di atas 0.5 (50%)  dianggap bagus secara teori).
  • Initial Trend : 0.3 (30%) karena ada 3 bar warna hijau (di bawah 0.5 (50%) dianggap kurang bagus secara teori).
  • Uniformity : 0.7 (70%) karena ada 7 bar warna kuning emas (di atas 0.5 (50%) dianggap bagus secara teori).
  • Clarity : 0.3 (30%) karena ada 3 bar warna orange(di bawah 0.5 (50%) dianggap kurang bagus secara teori).
  • Breakout : 1.0 (100%) karena ada 10 bar warna ungu (di atas 0.5 (50%) dianggap bagus secara teori). Result type dinyatakan sebagai breakout (completed) karena harga sudah berhasil menembus garis Ressistance (garis berwarna hijau), untuk selanjutnya meneruskan pergerakan harga ke atas (Direction Up/segitiga warna hijau/Buy).
  • Result type (kotak 1) : Completed berarti bisa langsung di eksekusi atau order.
  • Forecast Range ada di box berwarna abu-abu di pojok kanan atas, harga untuk take profit (kotak 2).

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 19

Berdasarkan informasi tambahan dari Pattern Details di atas, kita bisa melakukan order Buy CADCHF dengan target Take Profit di area kotak berwarna abu-abu (area Resistance), yaitu  range harga dari 0.728xx sampai 0.735xx  (kotak 2).

 

8. Autochartist Volatility Indicator 

Berfungsi mengukur volatilitas dari level harga ke atas atau ke bawah beberapa menit ke depan dengan skala M15 atau 15 menit, M30 atau 30 menit, H1 atau 1 jam, H4 atau 4 jam, D1 (satu hari).

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 20

Informasi lebih rinci :

  • Untuk Take Profit/Stop Loss sistem Scalping, bisa di pilih ke level Volatility indicator Next M15, M30, H1. Untuk sistem Intraday, Take Profit dan Stop Loss dipilih Next 240 atau Next 1440 menit.
  • Semakin kecil level harga yang di pilih, semakin besar kemungkinan tersentuh level Take Profit/Stop Loss. Garis-garis ini akan selalu berubah letaknya setiap saat. Jangan merubah posisi pending order buy/Sell/Take profit.

 

9. Autochartist Fibonacci Pattern

Berfungsi memprediksi sinyal Buy dan Sell serta Take Profit, dengan pola ABCD, 3 Point Extension, 3 Drive serta 3 Point Retracement, Gartley dan Butterfly menggunakan level Fibonacci 0, 23.6, 38.2, 61.8, 100, 168, 261.8.
informasi lebih rinci dari baris di box Pattern Details :

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 21

  • Pattern : Fibonacci dengan pola ABCD
  • Length : Jumlah candle yang digunakan untuk analisa sebanyak 26 Candle
  • Direction (keterangan 1): panah hijau ke atas berarti BUY, (panah merah ke bawah berarti SELL)
  • Quality : 0.7 (70%) karena ada 7 bar warna biru (di atas 0.5 atau 50%) dianggap bagus secara teori)
  • Forecast Range ada di area garis Level Fibonacci Volatility (0, 23.6, 38.2, 61.8, 100, 168, 261.8)

Sama seperti Autochartist Volatility Indicator, titik D (dari pola ABCD) ini digunakan untuk memprediksi titik Take Profit atau Pending order BUY atau SELL. Hanya bedanya menggunakan level Fibonacci 0, 23.6, 38.2, 61.8, 100, 168, 261.8. Tidak menggunakan satuan waktu dalam menit atau jam.

  • Fibonacci level ini sebenarnya berfungsi sebagai garis level Support dan Resistance, satuannya adalah 0, 23.6, 38.2, 61.8, 100, 168, 261.8 bukan Pips.
  • Disebut Support jika garis Fibonacci terletak di bawah harga running (harga pada saat ini, contoh 1.46718 ). Contoh garis support pada chart di bawah adalah 0.
  • Disebut Resistance jika garis Fibonacci terletak di atas harga running (harga pada saat ini, contoh 1.46718 ). Contoh garis Resistance pada chart di bawah adalah 38.2, 61.8, 100, 168 dan 261.8
  • Untuk Take Profit/Stop Loss sistem Scalping, bisa di pilih ke level 23.6, 38.2, 61.8, sedangkan untuk sistem Intraday Take Profit dan Stop Loss dipilih  level diatas 100.
  • Pada contoh di atas, harga di forecast bergerak ke atas (Direction berisi segitiga warna hijau), jadi tugas kita adalah pending order BUY di level  0 di bawah harga running saat ini (contoh 1.46718 ).
  • Untuk Take Profit di ambil di level 23.8 atau 38.2 atau 61.8 atau 100 atau 161.8 atau 261.8 di atas harga running saat ini (1.46718).  Semakin tinggi titiknya, semakin kecil kemungkinan tersentuhnya.
  • Untuk Fibonacci Pattern, garis support dan resistance yang dipakai adalah Fibonacci level, bukan garis Volatility Indicator (sudah digantikan oleh Fibonacci level).

 

Secara Garis besar ada 2 kategori sistem trading yang digunakan dalam Autochartist ini :

 

BREAKOUT TRADING SYSTEM :

Sistem trading Breakout  menggunakan Symbol dengan Result Type Completed dan Breakouts (anak panah warna merah dan hijau).

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 22

Order BUY atau SELL menunggu dieksekusi (ditunda), sampai harga bergerak  menembus level harga tertentu.

Level yang di tembus adalah garis batas atas / bawah suatu kanal tipe pattern Flag, Channel up, Falling Wedge, garis Support (bawah), garis Resistance (atas) dan lainnya. Garis level Resistance di Autochartist Chart Patterns adalah Garis berwarna hijau dan Garis level Support adalah Garis berwarna biru

Ketika level garis ini tertembus (contoh chart pattern di bawah,  harga menembus garis hijau/Resistance) oleh Autochartist akan menyatakan pattern yang telah dianalisa, ke dalam kategori Result Type : Completed dan baris  Breakout berisi sejumlah bar berwarna ungu. Satu bar mewakili nilai 0.1 (keterangan 1).

Jadi order BUY atau SELL baru bisa dieksekusi setelah terjadi breakout. Hal ini ditandai dengan baris Direction berisi tanda segitiga warna hijau  untuk BUY dan segitiga warna merah untuk SELL dari kolom Pattern Details. Pada baris Result Type akan dinyatakan Completed. Harga Take Profit terdapat di box warna abu-abu (keterangan 2).

Range Forecast Price untuk Take Profit ini terdapat di kotak berwarna abu-abu (keterangan 2).

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 23

Jadi sebelum level harga Resistance ini tertembus (Garis berwarna hijau), akan dimasukkan sebagai kategori Result Type : Emerging.

 

PULLBACK/RETRACEMENT TRADING SYSTEM :

Sistem trading Pullback/Retracement menggunakan Symbol dengan Result Type Emerging dan Approaches (anak panah warna abu-abu).

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 24

  • Order BUY atau SELL langsung  dieksekusi ketika harga sedang bergerak menuju level harga tertentu, akibat pantulan dari batas atas/bawah sebuah kanal.
  • Garis level Resistance di Autochartist Chart Patterns adalah Garis berwarna hijau, Garis level Support di Autochartist Chart Patterns adalah Garis berwarna biru.
  • Level yang dituju biasanya berupa level garis Support atau Resistance atau garis kanal (batas atas atau bawah) dari tipe pattern Flag, Channel up, Falling wedge, level Fibonacci dan lainnya. Contoh chart di bawah adalah pola pattern Triangle.
  • Pada gambar dibawah, harga memantul ke arah bawah (menuju garis berwarna biru/support) setelah membentur Garis berwarna hijau (Resistance)
  • Autochartist akan menyatakan pattern yang telah dianalisa dalam kategori Result Type : Emerging (Lihat di Pattern Details).
  • Pada baris Direction berisi tanda panah berwarna merah atau hijau, untuk BUY arah segitiga warna hjau ke atas, untuk SELL arah segitiga warna merah ke bawah, dari kolom Pattern Details. Pada baris  Breakout akan kosong.
  • Contoh pada gambar di bawah harga bergerak menuju garis kanal di bagian bawah yang sebelumnya terpantul (Pullback/Retracement) dari garis kanal batas atas yang berfungsi sebagai resistance (Garis berwarna hijau), dari pattern Channel Up.

Cara Menggunakan Autochartist Expert Advisor 25

  • Pola arah gerakan retracement dimulai dari garis Support (bawah) Garis berwarna biru terpantul ke Resistance(atas), atau sebaliknya dari Resistance (atas) terpantul menuju Support (bawah).
  • Range Forecast Price ini terdapat di garis Volatility Indicator (Next M15, M30, H1, H4, D1) di bawah harga Running saat ini (contoh 0.72324). Jadi posisi Take Profit yang mungkin adalah Next M15 (0.7223) atau Next M30 (0.7220) atau  Next H1 (0.7215) atau  Next H4 (0.7200) atau  Next D1 (0.7173).
  • Jika harga ini bergerak menembus  garis kanal di batas bawah yaitu garis Support (Garis berwarna biru), maka akan berubah status Result Type nya menjadi Completed dan baris Breakout terisi sejumlah bar berwarna ungu.

 

Demikianlah penjelasan dari panduan singkat penggunaan atau tutorial Autochartist, sebagai pelengkap Manual book dari Autochartist berbahasa Indonesia yang sudah ada, dengan beberapa contoh penggunaan order Buy dan Sell serta Take Profit.

Money/Risk management tetap nomer 1. Ketahanan margin bisa diibaratkan sebagai kekuatan sebuah bangunan terhadap gempa bumi, utamakan Risk/Money Management.

Beda trader profit sama Loss hanya masalah kedisiplinan dalam menerapkan Risk/Money Management. Pergerakan harga forex harian tidak bisa diprediksi 100% dengan analisa teknikal, artinya sinyal prediksi / Forecast Forex kadang benar kadang meleset.

Pivot (Support dan Resistance) serta Money Management sangat berguna untuk meminimalisasi kerugian serta memaksimalkan keuntungan. Buy atau Sell sifatnya spekulatif, tidak ada yang benar/salah. Order yang loss bisa berubah menjadi profit, order yang profit bisa berubah menjadi loss, hanya masalah waktu karena semuanya menggunakan dasar keyakinan berdasar analisa teknikal, fundamental dan sentimen pasar saat itu.

 

Salah satu penggerak harga di pasar adalah data-data ekonomi. Beberapa data ekonomi yang sering kali menggerakkan harga adalah data tenaga kerja, industri/ manufaktur, suku bunga, pertumbuhan ekonomi, dan laporan penjualan retail. Laporan data ekonomi dari AS selalu ditunggu oleh pelaku pasar karena dampaknya terhadap pasar.

Autochartist menyediakan analisis bukan saja terhadap pola harga atau price pattern tetapi juga menganalisis dampak data ekonomi saat dirilis terhadap pergerakan instrumen tertentu. Kali ini, di bahas mengenai data ekonomi AS yang paling ditunggu-tunggu yaitu Non- Farm Payrolls (NFP), tenaga kerja di luar sektor pertanian. Autochartist menyebutnya data Employment Situation. Kita akan melihat bagaimana dampak data ini terhadap pergerakan mata uang Euro/Dollar.

peluang dan analisa dampak peristiwa autochartist 02

Pada gambar 1, statistik menunjukkan jika data NFP lebih tinggi dari ekspektasi (Delta warna hijau) maka kejadian EURUSD menguat adalah 2/7 (28,6%). Artinya dari dari 7 data NFP naik, hanya 2 kali Euro/Dollar bergerak naik.

Selebihnya 71,4%, Eur/Dollar bergerak normal yaitu turun, artinya ketika data NFP di atas ekspektasi, Dollar AS menguat dan Euro melemah. Untuk Delta yang warna merah menunjukkan bahwa jika data NFP lebih rendah dari perkiraan, EURUSD menguat sebesar 80%. Sementara pergerakan tidak normal hanya 20%.

 

Perhatikan contoh-contoh data NFP saat dirilis dan dampaknya terhadap EUR/Dollar dengan time frame 5 menit pada fitur Autochartist.

peluang dan analisa dampak peristiwa autochartist 03

peluang dan analisa dampak peristiwa autochartist 04

peluang dan analisa dampak peristiwa autochartist 05

peluang dan analisa dampak peristiwa autochartist 06

Contoh-contoh di atas menunjukkan dengan jelas bahwa korelasi antara data NFP dengan pergerakan Eur/Dollar cukup tinggi. Korelasi ini bisa dimanfaatkan oleh trader untuk melihat peluang perdagangan yang muncul.

 

Ketika anda sedang melihat layar monitor trading, anda tiba-tiba melihat harga bergerak cepat dan terjadi suatu gerakan yang besar. Anda lalu membatin, “Nah,..ini peluang” dan anda segera masuk posisi. Ketika anda klik, ternyata muncul informasi “requote” atau posisi masuk anda ditolak dan itu terjadi berkali-kali. Namun, setelah anda mencoba lagi, harga sudah berlari jauh dan anda ketinggalan kereta. Anda pasti kecewa bukan?

Market execution adalah eksekusi di harga pasar. Artinya, anda akan selalu mendapatkan harga ketika masuk posisi meskipun terjadi hectic (bergerak cepat) di pasar. Harga yang anda dapatkan bisa sesuai, lebih tinggi ataupun lebih rendah dari yang anda klik, sesuai dengan harga yang sedang bergerak di pasar. Pesan yang ingin disampaikan di market execution adalah: No Requote. Harga langsung tereksekusi di pasar.

 

market execution monex

 

Electronic Communication Network (ECN)

Karena di market execution, harga berdasarkan harga pasar maka anda mendapatkan harga seperti pada broker jenis Electronic Communication Network (ECN) atau jaringan komunikasi secara elektronik. Pihak-pihak yang terlibat bisa dari bank, lembaga keuangan, swasta, atau investor retail sehingga harganya yang terbentuk bukan dari pialang tapi dari pembentukan harga pasar. Dan harga pasar adalah harga transparan yang tidak bisa dikontrol atau diatur oleh pialang.

 

Ciri Pialang Dengan Market Execution
  1. Spread rendah. Karena ada supply dan demand di pasar seimbang, maka spread akan cenderung rendah atau murah. Maka tidak heran, di pasar, kita akan sering melihat spread mulai nol koma.
  2. Tidak ada batasan poin untuk stop dan limit order Trader dapat menempatkan stop dan limit order seminimal mungkin, selisih 1 poin dari harga running pun dapat dilakukan.
  3. Tidak ada jaminan harga untuk stop dan limit order. Karena harga bergerak berdasarkan tik harga yang terjadi di pasar maka harga limit dan stop order yang didapat bisa lebih rendah atau lebih tinggi.

Perbedaan antara Market Execution dan Instant Execution pernah dibahas dalam artikel sebelumnya “Perbedaan pada Market Execution dan Instant Execution” dan “Order Langsung Tereksekusi dengan Market Execution”

Break Event Point (BEP) Rendah

Salah satu problem yang sering menggangu trader adalah BEP. Dengan spread yang murah maka BEP jadi rendah dan biaya trading jadi lebih murah. Jika anda selama ini merasa eksekusi harga sulit karena sering terjadi requote, harga tidak transparan dan biaya trading besar, saatnya anda pindah ke pialang yang menggunakan market execution. Transaksi lebih cepat, murah dan harga transparan.